> >

Kemensos Luncurkan Program Indonesia Mendengar untuk Perluas Akses Komunikasi Disabilitas

Sosial | 9 Januari 2022, 02:30 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB Ace Hasan Syadzily meluncurkan program Indonesia Mendengar sebagai upaya memperluas akses komunikasi dan informasi bagi penyandang disabilitas, Sabtu (8/1/2022). (Sumber: KOMPAS TV/Cindy Permadi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Komisi VIII DPR RI meluncurkan program Indonesia Mendengar sebagai upaya memperluas akses komunikasi dan informasi bagi penyandang disabilitas.

Dalam tahap awal Program Indonesia Mendengar ini, Kemensos membagikan alat bantu dengar bagi penyandang disabilitas di 28 daerah di Indonesia.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan selain program Indonesia Mendengar, ke depannya Kemensos akan membuat program lainnya untuk membantu penyandang disabilitas di Tanah Air.

Seperti program Indonesia melihat, juga Indonesia melangkah. Dalam program tersebut Kemensos juga membagikan alat bantu seperti tongkat adaptif, kursi roda, peluit, motor roda tiga, telepon pintar, tablet, hingga laptop bagi para penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kemensos dan Kemen PUPR Rencanakan Pembangunan Rusun Khusus Kelompok Rentan di Solo

"Bulan ini adalah Indonesia mendengar. Bulan berikutnya (program) Indonesia Melihat, juga Indonesia Melangkah. Ini upaya kami bagaiman agar saudara kita disabilitas bisa terbantukan," ujar Risma saat peluncuran program Indonesia Mendengar di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/1/2022).

Selain alat bantu dengar Risma juga membagikan telepon pintar sebagai alat komunikasi bagi penyandang tuna rungu dan lansia.

Dalam telepon pintar telah disematkan aplikasi untuk menerjemahkan suara ke tulisan yang akan memudahkan penyandang tuna rungu dan lasia berkomunikasi di tengah masyarakat tanpa bantuan juru isyarat.

Selain itu, mereka juga dibekali peluit yang dapat digunakan dalam keadaan terdesak. Misalnya saat kebakaran dan banjir. 

Baca Juga: Langkah Mensos Risma Tangani Anak Pejuang Hidrosefalus di Sukabumi

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU