> >

Desak Sandiaga Uno Minta Maaf, Politikus Gerindra Berharap Tidak Libatkan Ulama Dalam Berpolitik

Politik | 19 Desember 2021, 06:17 WIB
Anggota DPR RI dari fraksi Gerindra Kamrussamad (Sumber: Istimewa via tribunnews)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad mendesak Menparekraf Sandiaga Uno meminta maaf setelah menunggangi Forum Ijtima Ulama untuk kepentingan menjadi calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang. 

Kamrussamad berharap kepada Sandiaga Uno untuk tidak melibatkan ulama dalam berpolitik guna menjaga persatuan dan wibawa ulama.

"Saya berharap supaya Mas Sandiaga Uno bisa segera menyadari untuk tidak melibatkan ulama ataupun identitas beragama dalam berpolitik. Ayo, kita jaga persatuan," kata Kamrussamad dalam video yang diterima KOMPAS.TV, Sabtu (18/12/2021).

Seperti diketahui, sebelumnya Kamrussamad menuding koleganya di Partai Gerindra itu telah memanfaatkan kaum ulama untuk kepentingan pribadi, yaitu demi mendapatkan dukungan sebagai capres.

Baca Juga: Ijtima Ulama Jawa Barat Sebut Dukungan ke Sandiaga Uno sebagai Capres Sudah Final

Menurut dia, dukungan dapat diperoleh dengan cara bekerja dengan baik sebagai pembantu presiden. 

"Kalau untuk meraih simpati rakyat dan dukungan rakyat, cukup dengan tunjukkan kinerja. Sekarang ada amanah dari Presiden Jokowi, lakukan yang terbaik di bidang di mana ditugaskan, dan saya sarankan untuk segera minta maaf," ujarnya.

Selain itu, dirinya mengajak Sandiaga untuk menjaga marwah atau nama baik ulama. 

"Kita jaga wibawa ulama. Kita jaga karisma ulama dan kita hargai ulama sebagai sumber inspirasi kita dalam menjalankannya tugas-tugas kita sehari-hari," kata dia.

Sebelumnya, melalui keterangan tertulis yang dikutip Antara, sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia (PII) se-Jawa Barat mendeklarasikan dukungan terhadap Sandiaga Uno sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Penulis : Nurul Fitriana Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU