> >

Pelaku Perjalanan dari Luar Negeri Tolak Karantina 10 Hari, Luhut: Kita akan Langsung Ceburin

Berita utama | 13 Desember 2021, 18:13 WIB
Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah akan menceburkan pelaku perjalanan dari luar negeri ke karantina terpusat jika menolak karantina 10 hari di hotel. (Sumber: KBRI Washington)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah akan menceburkan pelaku perjalanan dari luar negeri ke karantina terpusat jika menolak karantina 10 hari di hotel.

Keterangan itu disampaikan Luhut seusai Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (13/12/2021).

“Sekali lagi, kemarin ada upaya-upaya melarikan, itu kita akan langsung ceburin saja ke dalam karantina terpusat, kalau tidak mau di hotel ya kita bikin di karantina lain yang betul-betul pastikan bahwa itu aman,” ujarnya.

“Kita tidak mau mengorbankan apa yang sudah lelah, capek, pengorbanan besar selama beberapa bulan ini rusak hanya gara-gara kita tidak disiplin jadi kita semua harus disiplin, bisa menahan diri dulu,” tegasnya.

Pemerintah, kata Luhut, memberlakukan aturan karantina 10 hari bagi pelaku perjalanan dari luar negeri sebagai bentuk antisipasi masuknya virus Omicron yang terdeteksi di sejumlah negara, ke Indonesia.

Baca Juga: Mulan Jameela Diduga Tak Karantina, Anggota DPR: Jangan Dihakimi Dulu sebelum Ada Investigasi

“Nanti jangan datang dia kena karantina 10 hari ngomel-ngomel, tidak, dia harus 10 hari karantina, itu kita pastikan orang yang dapat libur keluar kita pastikan dia akan dapat karantina 10 hari,” tegasnya.

“Kita tidak mau negeri kita dicederai atau dicemari oleh Covid yang lain gara-gara kita sendiri kita tidak disiplin,” tambahnya.

Dengan ditemukannya kasus infeksi Omicron di sejumlah negara, Luhut meminta masyarakat untuk membantu pemerintah dengan menunda liburan ke luar negeri terlebih dulu agar Indonesia terhindar dari varian baru Covid-19 tersebut.

Baca Juga: Delegasi Presidensi G20 Tak Harus Karantina tapi Hanya Boleh Bepergian dari Hotel ke Venue

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU