> >

Transjakarta Sering Kecelakaan, Serikat Pekerja: Kualitas Layanan Menurun, Utamakan Profit

Peristiwa | 8 Desember 2021, 09:52 WIB
Kecelakaan bus Transjakarta di Jalan Pramuka pada Senin (6/12/2021). (Sumber: Kompas.com/Ist)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Serikat Pekerja Transportasi Jakarta (SPTJ) Jan Oratmangun, meminta agar Transjakarta melakukan evaluasi sistem yang diberlakukan saat ini. Hal ini ia sampaikan menyusul kecelakaan berturut yang melibatkan bus Transjakarta selama beberapa hari belakang. 

Jan menilai, kualitas layanan Transjakarta menurun karena saat ini lebih mengutamakan profit atau keuntungan.

“Serikat pekerja menilai kualitas layanan menurun. Ini adalah dampak dari diberlakukannya berbagai kebijakan yang lebih mengutamakan profit oriented dibandingkan pemberdayaan sumber daya manusianya,” kata Jan dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021). 

Baca Juga: Bus TransJakarta Kembali Kecelakaan, Kali Ini Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Pasar Minggu

Kebijakan yang mengutamakan keuntungan ini menimbulkan turunan kebijakan efisiensi anggaran di lapangan yang menurutnya salah kaprah. 

Contohnya, kata Jan, adalah tidak adanya lagi petugas dalam bus yang bisa menemani dan mengingatkan pramudi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan. 

Menurutnya, fungsi kontrol Transjakarta sebagai regulator tidak berjalan dengan baik. 

"Fungsi kontrol operasional yang tadinya dilakukan oleh petugas pengendalian di setiap koridor/rute dengan skema 3 orang petugas pengendali saat ini dikerucutkan hingga hanya satu orang di setiap koridor," jelasnya.

Akibatnya, pengawasan pada perilaku mengemudi pramudi di koridor menjadi lemah dalam standar pelayanan minimum (SPM).

“Kembalikan fungsi dan marwah Transjakarta ke hakekatnya transportasi publik yang benar-benar menerapkan SPM yang tentu berbasis padat karya untuk menyerap tenaga kerja, bukan berbasis padat teknologi,” katanya. 

Penulis : Hasya Nindita Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU