> >

Kepada Jokowi, Pengungsi Cerita Detik-detik Gunung Semeru Erupsi: Tak Sampai 1 Menit, Langsung Gelap

Peristiwa | 7 Desember 2021, 19:36 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung posko pengungsian korban terdampak erupsi Gunung Semeru, Selasa (7/12/2021) (Sumber: BPMI Setpres/Laily Rachev)

LUMAJANG, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung posko pengungsian korban terdampak erupsi Gunung Semeru di Lapangan Desa Sumberwuluh,Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/12/2021). 

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyempatkan untuk berdialog dengan sejumlah warga yang terdampak.

Kepada Presiden, para warga menceritakan mengenai detik-detik Gunung Semeru erupsi, serta bagaimana kondisi mereka saat ini.

“Enggak sampai satu menit itu Pak, langsung gelap. Sebelumnya ada pemberitahuan memang, 25 getarannya katanya dari pusat pemantauan,” ujar seorang warga kepada Jokowi, seperti dikutip keterangan resmi, Selasa.

Kemudian, seorang warga dari Dusun Kamar Kajang bercerita bahwa sebelum kejadian mereka telah mendapatkan peringatan dari pos pemantauan melalui telepon genggam mereka.

Namun, mereka mengaku tidak menyangka jika erupsi pada Sabtu, 4 Desember 2021 ternyata lebih besar dari yang mereka perkirakan.

“Ada pemberitahuan, di HP sudah ada. Cuma dikira kecil Pak, dikira banjir kecil. 25 getarannya kecil biasanya. Nanti ada susulan yang lebih besar biasanya. Kalau pos pantau selalu siaga,” ujarnya.

“Paniknya itu cuma panik abu, abunya itu loh Pak, kan gelap. Posisi jam 3 sore itu kejadian abu vulkanik. Hujan abu dulu, gelap, disusul lahar dingin,” timpal seorang warga lainnya.

Baca Juga: Jokowi: Pemerintah akan Relokasi dan Bangun Lebih 2.000 Rumah Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Setelah kejadian, para warga terdampak tersebut juga sempat mengecek rumah mereka masing-masing melalui jalur yang bisa dilewati.

Seorang warga bercerita bagaimana erupsi Gunung Semeru telah menewaskan banyak ternak peliharaannya.

Sementara warga lainnya bercerita bagaimana ia masih mencari beberapa keluarganya yang masih hilang.

Dalam kesempatan itu, para warga meminta kepada Jokowi, agar infrastruktur yang hancur bisa segera diperbaiki.

Mendenngar permintaan tersebut, Kepala Negara ini berjanji akan segera membangun dan memperbaiki rumah-rumah warga terdampak berikut fasilitas publik lainnya seperti jembatan.

Nggih, rumahnya, jembatannya cepat kita mulai (diperbaiki). Ini Menteri PU sudah saya ajak. Ini baru mengecek semua, nanti segera dikerjakan,” kata Jokowi.

Para warga pun kemudian mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang akan menyanggupi permintaan mereka. 

Sementara itu, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin, 6 Desember 2021, pukul 20.15 WIB, awan panas guguran Gunung Semeru mengakibatkan kerusakan di sektor permukiman, pendidikan, maupun sarana dan prasarana.

Posko masih terus melakukan pemutakhiran terhadap dampak kerugian material, dengan data sementara rumah terdampak 2.970 unit, fasilitas pendidikan 38 unit dan jembatan (Jembatan Gladak Perak) putus 1 unit. 

Baca Juga: Sampaikan Dukacita, Jokowi: Seluruh Kekuatan Berada di Lapangan, Cari Korban Terdampak Erupsi Semeru

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU