> >

Kubu Moeldoko Minta Panglima TNI Usut Tuntas Pernyataan AHY yang Rusak Nama Baik TNI

Politik | 26 November 2021, 18:41 WIB
Kubu Moeldoko menggugat DPP Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Yasonna Laoly ke PN Jakarta Pusat. (Sumber: Tribunnews)

“AHY dalam pernyataannya tidak menyebut senior-senior purnawirawan TNI, tapi dengan tegas dan sangat sadar menyebut senior-seniornya di TNI telah memberi masukan tentang jual beli hukum.”

Pernyataan Rahmad kemudian dibalas Jubir Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra sebagai tuduhan amat tak berdasar dan mencederai institusi TNI.

“Sebaiknya segera minta maaf, karena Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah tegas-tegas menyatakan profesionalitas dan netralitas TNI,” ujarnya.

Diungkap Herzaky, yang memberikan masukan kepada AHY bukanlah anggota TNI aktif. Melainkan para purnawirawan TNI yang juga termasuk senior Moeldoko.

Baca Juga: Kubu Moeldoko akan Konfirmasi ke Panglima TNI soal Dugaan Keterlibatan TNI dalam Konflik Demokrat

“Jadi, Rahmad jangan mengada-ada dan menuduh-nuduh Panglima TNI. Janganlah kebiasaan gerombolan KSP Moeldoko melakukan abuse of power, melanggar aturan, menabrak norma-norma kepatutan dan kepantasan, kembali dibawa-bawa karena gagal total di pengadilan,” katanya.

Sebelumnya pada Rabu (24/11/2021), AHY mengaku mendapatkan informasi jika mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko akan menghalalkan segala cara untuk merebut kepemimpinan partai berlambang bintang mercy tersebut.

“Saya pribadi sempat diberi peringatan oleh senior-senior saya di TNI, KSP Moeldoko tidak akan berhenti sampai keinginannya tercapai,” ucap AHY. 

“KSP Moeldoko akan melakukan langkah apapun, bahkan menghalalkan segala cara. Termasuk upaya yang senior saya katakan, upaya membeli hukum,” tambah AHY.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU