> >

Hari Pahlawan 2021: Mengenang Pahlawan Revolusi Indonesia

Peristiwa | 9 November 2021, 14:17 WIB
Kolase para pahlawan revolusi yang tewas akibat Gerakan 30 September 1965 (G30S). (Sumber: Tribunnews)

Mengutip Wikipedia, berikut sepuluh perwira tinggi yang tercatat sebagai Pahlawan Revolusi Indonesia.

1. Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani

2. Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Raden Suprapto

3 . Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Mas Tirtodarmo Haryono

4 . Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman

5 . Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Donald Isaac Pandjaitan

6. Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo

7. Kapten Czi. (Anumerta) Pierre Andreas Tendean

8 . Ajun Inspektur Polisi Dua (Anumerta) Karel Sadsuitubun

9 . Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) Katamso Darmokusumo

10. Kolonel (Anumerta) Sugiyono Mangunwiyoto

Baca Juga: Profil 10 Pahlawan Revolusi yang Tewas Akibat G30S di Lubang Buaya Jakarta dan Yogyakarta

Bentuk Pengabdian Kepada Pahlawan Revolusi Indonesia

Selain menganugerahi dengan gelar Pahlawan Revolusi, nama perwira tinggi AD tersebut juga diabadikan dalam nama-nama jalan di Indonesia.

  • Jalan Tuparev di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Cirebon yang berkepanjangan dari "Tujuh Pahlawan Revolusi" diabadikan dari ketujuh perwira TNI Angkatan Darat yang gugur dalam Gerakan 30 September.
  • Nama Jalan Jenderal Ahmad Yani di Jakarta dan Medan untuk penghormatan terhadap Ahmad Yani
  • Nama "R. Suprapto" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama Jalan Letnan Jenderal Suprapto.
  • Nama "M. T. Haryono" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama Jalan Letnan Jenderal MT Haryono.
  • Nama "D. I. Pandjaitan" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan.
  • Nama "Pierre Tandean" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama Jalan Tandean dan nama halte bus di Jakarta dengan nama Halte Tandean.

Penulis : Dian Nita Editor : Gading-Persada

Sumber : Gramedia, Wikipedia


TERBARU