> >

BMKG: Fenomena Alam La Nina Picu Peningkatan Aktivitas Curah Hujan

Peristiwa | 9 November 2021, 13:12 WIB

KOMPAS.TV - Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menyatakan curah hujan masih berpotensi meningkat.

Pada 4 November 2021 lalu, banjir bandang menerjang Kota Batu, Jawa Timur yang mengakibatkan 7 orang tewas dan puluhan warga harus kehilangan tempat tinggal.

Banjir dipicu curah hujan ekstrem dalam 1 jam hingga membuat sungai meluap.

Di Garut, Jawa Barat rumah warga juga diterjang banjir bandang.

Ribuan warga sempat terisolasi akibat akses jalan yang tertutup.

Baca Juga: Waspada Potensi Banjir dan Longsor di Cuaca Ekstrem

Sementara longsor menerjang permukiman di Sukabumi dan Depok juga di wilayah Jawa Barat.

Ibukota juga tak bisa menghindar dari banjir.

Rel kereta terendam dan warga susah payah melintas di jalan akibat air yang tergenang.

Di Kebon Pala, Jakarta Timur banjir bahkan mencapai ketinggian 2m lebih.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan sudah siap mengatasi banjir.

Targetnya banjir surut dalam 6 jam, meski di sejumlah titik banjir bertahan hingga lebih dari 1 hari jika debit air melebihi daya tampung.

Soal curah hujan, memang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan ada peningkatan aktivitas dipicu fenomena alam La Nina.

Tapi menurut BMKG, penyebab banjir dan longsor bukan hanya karena curah hujan yang tinggi, namun ada alasan lain.

Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily tanggung jawab penanggulangan bencana ada di Kepala Daerah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan juga yang di daerah telah melaksanakan tugasnya, memberi peringatan soal kemungkinan datangnya bencana akibat fenomena alam.

Waspada sudah jadi keharusan.

Pemerintah mesti lebih mengantisipasi kejadian yang mungkin terjadi akibat fenomena alam.

Sementara masyarakat bisa lebih waspada saat cuaca ekstrem di akhir tahun melanda wilayah Indonesia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 9 November 2021: 30 Daerah Berikut Berpontensi Hujan Lebat

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV


TERBARU