> >

Minta Penjelasan Kecelakaan Transjakarta, DPRD DKI Akan Panggil Dirut TJ dan Kadishub DKI

Peristiwa | 26 Oktober 2021, 10:52 WIB
Polisi akan menyelidiki kemungkinan rem blong sebagai penyebab kecelakaan bus Transjakarta yang terjadi di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, pagi tadi, Senin (25/10/2021). (Sumber: TribunJakarta/Bima Putra)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz, mengatakan, DPRD akan memanggil Direktur Utama (Dirut) Transjakarta dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Rabu (27/10/2021) besok terkait dengan kecelakaan maut dua bus transjakarta yang terjadi Senin (25/10/2021).

Abdul Aziz mengatakan, keduanya sudah mengonfirmasi akan hadir saat dipanggil oleh Komisi B DPRD DKI besok

"Kita akan panggil Dirut (Transjakarta) dan (Kepala) Dishub ya Rabu pagi. Klarifikasi masalah ini," kata Aziz melalui rekaman suara, Selasa (26/10/2021). 

Aziz mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi melalui pesan singkat dengan kedua pihak tersebut soal kecelakaan bus transjakarta, namun, tetap akan melakukan pemanggilan untuk klarifikasi. 

Baca Juga: 7 Korban Luka-luka Kecelakaan Bus Transjakarta Diperbolehkan Pulang

Komisi B, kata Aziz, juga tengah menunggu hasil laporan dari investigasi penyebab kecelakaan sebelum memberikan rekomendasi. 

"Kalau kita tahu letak salahnya di mana, baru kita bisa tahu dan berikan rekomendasi. Makanya kami menunggu. Kami tidak langsung rapat tapi, kami tunda sampai hari Rabu dengan pertimbangan Rabu pagi sudah ke luar hasil (investigasi)," katanya.

Ia pun memastikan, pihaknya turut meminta penjelasan dan masukan dari pengamat terkait dengan permasalahan ini. 

"Pasti. Sebelum rapat itu kami akan minta masukan dulu dengan DTKJ misalnya, berkaitan dengan tugas mereka kan itu," katanya. 

Baca Juga: Kunjungi Korban Kecelakaan Bus TransJakarta, Anies Jamin Biaya Pengobatan hingga Tanggungan Harian

Sebelumnya, kecelakaan maut antara dua bus transjakarta terjadi di MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021) kemarin. 

Jumlah korban dalam kecelakaan tersebut ada 39 orang dengan rincian dua orang meninggal dunia, 31 mengalami luka dan enam orang dalam kondisi baik.

Penulis : Hasya Nindita Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU