> >

Satu-satunya di Indonesia, Muhammadiyah Dirikan Universitas Siber, Ini Jurusannya

Sosial | 6 Oktober 2021, 13:59 WIB
Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) siap menerima mahasiswa baru setelah mendapat izin operasional dari Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi Nomor 430/E/0/2021. (Sumber: dok PP Muhammadiyah)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) siap menerima mahasiswa baru setelah mendapat izin operasional dari Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi Nomor 430/E/0/2021.

Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 sudah dibuka dan peminat bisa mencari informasi tentang Universitas SiberMu di https://sibermu.ac.id/.

Universitas SiberMu memiliki sejumlah program studi, seperti, Teknologi Informasi, Sistem Informasi, Hukum, Administrasi Kesehatan, Akuntansi, dan Manajemen.

Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur regular, karyawan, persyarikatan, dan prestasi dengan syarat masing-masing.

Untuk sarana dan prasarana fisik Universitas SiberMu memiliki kampus pusat berada di Jalan HOS Cokroaminoto No 17 Kota Yogyakarta.

Baca Juga: LHKP PP Muhammadiyah Beberkan Efek Buruk Buzzer Politik bagi Demokrasi di Indonesia

“Universitas SiberMu sebagai penerjemahan Muhammadiyah atas tantangan yang diberikan oleh revolusi industri 4.0, yang menawarkan sistem pendidikan jarak jauh sebagai inovasi abad 21,” ujar Bambang Riyanta, pimpinan Universitas SiberMu, saat peluncuran Universitas SiberMu di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (6/10/2021).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, mengatakan pendirian Universitas SiberMu melalui jalan panjang untuk mendapatkan izin operasional.

“Muhammadiyah tidak terbiasa instan dan menerabas. Ini sebagai bentuk kami mengedukasi masyarakat dan bangsa ini bahwa Indonesia tegak baik sebagai state/negara, maupun sebagai nation,” sambung Haedar.

Universitas SiberMu merupakan mandat negara kepada Muhammadiyah untuk mengisi ruang baru sebagai irisan dari revolusi industri 4.0.

Menurut Haedar, pendirian Universitas SiberMu ini sebagai langkah konkret, bukan retorika dari Muhammadiyah dalam menyambut era revolusi industri 4.0.

Pendirian Universitas SiberMu bukan dengan ‘tangan kosong’, sebab Muhammadiyah telah memiliki dasar pendidikan, termasuk pendidikan yang dilangsungkan melalui media online dan tersebar di 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Artinya, Universitas SiberMu adalah bagian integral dari PTMA yang sehat.

Baca Juga: Covid-19 Melandai, Muhammadiyah Ingatkan Masyarakat akan Hal Ini, Haedar Nashir: Jangan Terlena

Haedar berpesan supaya Universitas SiberMu dikelola dengan cara sebaik-baiknya, dan modern untuk menunjukkan ke Indonesia bahwa Muhammadiyah selalu di depan dalam mewujudkan pranata modern yang bermutu, berkualitas, dan berkemajuan.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU