> >

Polisi Musnahkan Bom "Mother of Satan", Hasilkan Efek Ledakan Dahsyat

Peristiwa | 4 Oktober 2021, 18:55 WIB
Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. (Sumber: Div Humas Polri)

Baca Juga: 9 Saksi Ledakan Diperiksa, Korban Tewas Diketahui Merakit Bahan Peledak

Menurut Ahmad, informasi keberadaan bom tersebut diperoleh tim Densus 88 dari eks napiter bernama Imam Mulyana.

Imam, merupakan terduga teroris yang berniat membahayakan Presiden RI Jokowi saat akan menghadiri acara penutupan kegiatan Festival Keraton Nusantara (FKN) ke IX Tahun 2017 di Taman Gua Sunyaragi, Cirebon.

“Dari penangkapan Imam, Densus 88 mengamankan satu buah koper yang berisi sangkur, airsoft gun, buku ajakan berjihad, dan beberapa benda mencurigakan lainnya,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan awal pada saat itu, Imam diketahui terkait dengan jaringan JAD dan berniat untuk merampas senjata anggota polisi yang mengamankan kedatangan Presiden, dan melukai Jokowi.

Dilansir Kompas.com, dosen di Departemen Kimia FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Chairil Anwar, menjelaskan, TATP atau Triacetone Triperoxide ialah senyawa peroksida.

Menurutnya, senyawa tersebut, sangat mudah meledak. TATP juga memiliki daya ledak yang cukup tinggi atau "high explosive".

"Triacetone Triperoxide, hampir semua senyawa peroksida mudah meledak," ujar dia saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/4/2021).

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV/Div Humas Polri


TERBARU