> >

Basri alias Bagong, Napiter Eks Pimpinan MIT Poso Ikrarkan Setia kepada NKRI

Kriminal | 2 Oktober 2021, 18:47 WIB
Profil Basri, eks pimpinan MIT Poso. (Sumber: Tribun Manado)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Muhammad Basri bin Barjo alias Bagong, seorang narapidana terorisme (Napiter) Poso yang tergabung dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sumpah setia itu dilakukan di Lapas Khusus Kelas II A Karanganyar, Nusakambangan, Jawa Tengah (Jateng).

"Telah dilaksanakan ikrar setia NKRI dan lepas baiat oleh satu orang narapidana kasus terorisme di Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan," kata Penanggung Jawab Kendali Operasi (PJKO) Madago Raya Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Sabtu (2/10/2021).

Setelah melakukan ikrar setia NKRI dan lepas baiat, Basri langsung dilakukan pemindahan ke Blok B, sebagai masa observasi dan persiapan sebelum dipindahkan penahanannya ke Lapas Maksimum Nusakambangan.

"Basri berubah pemahamannya sejak mengikuti program penggalangan antar narapidana yang diselenggarakan oleh tim Satgassus Densus," ujarnya.

Baca juga: Ahli Merakit Bom, Ini 10 Daftar Kekejaman Ali Kalora Pimpinan Teroris MIT Poso

Melansir dari Tribun Manado, Basri atau Bagong adalah mantan pimpinan teroris MIT Poso menggantikan Santoso yang tewas.

Basri bersama istrinya ditangkap tanpa perlawanan dan menyerahkan diri kepada pasukan Satgas Tinombala pada tanggal 14 September 2016.

Setelah Basri ditangkap oleh Satgas Tinombala, posisinya digantikan Ali Kalora sebagai pimpinan MIT yang juga tewas dalam kontak senjata di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi, pada Sabtu (18/9/2021) lalu.

Saat ini, tersisa empat DPO teroris Poso, masing-masing yaitu Askar alias Pak Guru, Mukhlas alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Keempatnya sedang dalam pencarian oleh aparat keamanan Satuan Tugas (Satgas) Magado Raya.

Baca juga: Setelah Ali Kalora Tewas, Satgas Madago Raya Rilis Selebaran Berisi Empat Foto DPO MIT yang Tersisa

 

 

 

Penulis : Baitur Rohman Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU