> >

Jadi Presidensi G20, Indonesia Pastikan Pertemuan Terapkan Protokol Kesehatan

Berita utama | 14 September 2021, 23:20 WIB
Menuju Presiden G20 Indonesi Tahun 2022 (Sumber: Tangkapan Layar Konferensi Pers Kesiapan Presidensi G20 Indoneisa )

Berdasarkan ketentuan peraturan tersebut, Panitia Nasional terdiri atas Pengarah, Ketua, Penanggung Jawab Bidang, Koordinator Harian, dan Sekretariat.

Pengarah Panitia Nasional terdiri dari Presiden dan Wapres RI, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Kemudian, bertindak sebagai Ketua Bidang Sherpa Track yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Ketua I) dan Menteri Luar Negeri (Ketua II), Ketua Bidang Finance Track yaitu Menteri Keuangan (Ketua I) dan Gubernur Bank Indonesia (Ketua II), dan Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Selanjutnya, untuk Penanggung Jawab Bidang Logistik dan Infrastruktur diketuai oleh Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet duduk sebagai salah satu anggotanya. Kemudian Penanggung Jawab Bidang Komunikasi dan Media diketuai oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Penanggung Jawab Bidang Side Events diketuai oleh Menteri Perdagangan, sementara Penanggung Jawab Bidang Pengamanan diketuai oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia.

"Kemudian Bapak Presiden Bapak akan menghadiri penutupan KTT G20 di Roma pada tanggal 31 Oktober 2021, dan di sana bapak presiden menerima penyerahan tongkat estafet Presidensi G20 dari PM Italia kepada Presiden Republik Indonesia dan saat itulah, 1 Desember 2021, Indonesia akan resmi menjadi Presidensi G20 Tahun 2022," tutur Airlangga.

Baca Juga: Italia Dorong KTT Luar Biasa G20 Akhir Pekan Ini untuk Bahas Afghanistan

Penulis : Hedi Basri Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU