> >

Presiden Jokowi Targetkan Vakinasi Covid-19 setiap Provinsi Capai 70 Persen pada Akhir 2021

Update | 7 September 2021, 15:51 WIB
Presiden Jokowi saat memberi arahan dalam pelantikan Purnapaskibraka menjadi Duta Pancasila di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (18/8/2021). (Sumber: Youtube/Sekretariat Presiden)

Kedatangan vaksin CoronaVac 2ds ini, merupakan kedatangan yang ke-50, sejak 10 bulan yang lalu pada bulan Desember 2020.

Baca Juga: Kasus Turun, Jokowi Ingatkan Masyarakat Tak Euforia Berlebihan: Covid-19 Tak Mungkin Hilang Total!

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, kedatangan ke-50 ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah Indonesia, dalam upaya memastikan ketersediaan stok vaksin untuk mencukupi kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia.

“Vaksin dalam bentuk jadi dari CoronaVac, sudah diterima sebanyak 33 juta dosis, (tiga juta pertama, diterima pada Desember 2020 yang digunakan untuk tenaga kesehatan), sedangkan vaksin Sinovac dalam bentuk bulk yang diterima sebanyak 153,9 juta, AstraZeneca sebanyak 19,5 juta dosis, Moderna delapan juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis, Sinopharm 8,25 juta dosis”, ujar Airlangga dalam siaran pers PT Bio Farma, Selasa (7/8).

Menurut Airlangga, totalnya Indonesia sudah mengamankan vaksin Covid-19 sebanyak 225.4 juta dosis vaksin dari berbagai merk, baik berbentuk bulk, maupun dalam bentuk finish product.

Dengan kedatangan vaksin CoronaVac 2 dosis pada hari ini (6/9/2021) dapat dipastikan pasokan vaksin Covid-19 sudah aman. 

Airlangga menambahkan, bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk menerima vaksin, karena semua merek vaksin berkhasiat untuk melindungi masyarakat, dan vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia saat ini.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Bendungan Bendo yang Dibangun dengan Biaya Rp 1,1 Triliun

Penulis : Hedi Basri Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU