> >

Hendak Laporkan ICW ke Polisi, Moeldoko: Kalau Itu Tidak Anda Lakukan, Saya Harus Lapor Polisi

Politik | 31 Agustus 2021, 23:39 WIB
Kepala Staf Kantor Presiden (KSP) Moeldoko menyebut akan segera melaporkan dua peneliti ICW pada kepolisian terkait riset konflik kepentingan dalam distribusi Ivermectin. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebut akan segera melaporkan dua peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) pada kepolisian terkait riset konflik kepentingan dalam distribusi Ivermectin.

Moeldoko mengatakan, dirinya akan melaporkan peneliti ICW dengan dugaan pencemaran nama baik sesuai UU ITE karena tidak segera meminta maaf.

“Anda meminta maaf, klarifikasi, cabut pernyataan. Selesai. Tapi, kalau itu tidak Anda lakukan, saya harus lapor polisi,” ujar Moeldoko dalam konferensi pers, Selasa (31/8/2021).

Baca Juga: ICW: Moeldoko Salah Melihat Konteks Penelitian, Kami Gambarkan Indikasi Konflik Kepentingan

Menurut Moeldoko, riset dari ICW sembrono karena merupakan pencemaran nama baik pada dirinya tanpa kebenaran.

“Ini menjadi sebuah pembelajaran bagi kita semua. Cara-cara sembrono seperti ini akan merusak karena ini mengarah pada pembunuhan karakter seseorang yang kebenarannya tidak jelas,” kata Moeldoko.

“Apalagi dengan pendekatan-pendekatan ilmu cocokologi. Ini apa-apaan?!” imbuh Moeldoko.

Otto Hasibuan, kuasa hukum Moeldoko menambahkan, ICW memiliki niat jahat atau mens rea karena tak juga meminta maaf.

“Pak Moeldoko dituduh bekerja sama dengan Noorpay dan HKTI melakukan ekspor beras. Mereka mengatakan, itu kami misinformasi. Kalau misinformasi, berarti Anda salah dong. Kalau salah, cabut pertanyaan dan minta maaf,” ucap Otto.

Ucapan Otto merujuk pada PT Noorpay Nusantara Perkasa, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi finansial shariah yang memberikan wawasan, akses, dan bantuan dalam peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia. PT Noorpay bekerja sama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang diketuai oleh mantan panglima TNI Moeldoko.

Penulis : Ahmad Zuhad Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU