> >

Indonesia Penuhi Permintaan Filipina Angkut Warganya dalam Misi Evakuasi dari Kabul Afghanistan

Berita utama | 21 Agustus 2021, 04:45 WIB
Tangkapan layar saat 26 warga negara Indonesia dan sejumlah warga negara asing yang dievakuasi dari Kabul, Afghanistan, tiba di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Sabtu (21/8/2021) dinihari. (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pesawat Boeing 737-400 milik TNI Angkatan Udara RI yang mengangkut 26 warga negara Indonesia (WNI) dari Afghanistan tiba di Bandara Halim Perdana Kusumah pada Sabtu pukul 3.09 WIB. Dalam evakuasi itu, tim evakuasi juga mengangkut sejumlah warga negara asing.

Sejumlah warga negara asing itu antara lain 5 orang warga Filipina dan 2 orang warga Afghanistan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kelima warga Filipina tersebut turut diangkut lantaran pemerintah Filipina meminta bantuan.

“Selain WNI, dalam misi evakuasi ini ikut juga lima warga negara Filipina yang memang pemerintahnya meminta bantuan untuk ikut diangkut dalam misi evakuasi Indonesia,” terang Retno dalam konferensi pers menyusul kedatangan tim evakuasi Indonesia di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Sabtu (21/8/2021).

Baca Juga: 26 WNI dari Afghanistan Tiba di Indonesia, Menlu: Proses Evakuasi Dilakukan Secara Hati-Hati

Menurut Retno, bantuan evakuasi serupa itu bukan kali pertama dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Pada April 2015, mengutip Antara, Indonesia turut mengevakuasi sekitar 200 warga negara asing di Yaman saat negara itu dilanda konflik dan gangguan keamanan. Ratusan warga negara asing itu berasal dari India, Pakistan, Yaman, Burkina Faso, Inggris, Amerika Serikat, Malaysia, Thailand dan Afrika Selatan.

“Bantuan membawa warga negara asing dalam misi evakuasi bukan pertama dilakukan. Ini merupakan kewajiban kemanusiaan yang harus dilakukan,” tutur Retno.

Baca Juga: WNI yang Dievakuasi dari Afghanistan Telah Tiba di Indonesia

Selain lima warga negara Filipina tersebut, tim evakuasi Indonesia pula mengangkut dua orang warga negara Afghanistan. Salah seorang warga Afghanistan itu merupakan suami dari warga negara Indonesia yang dievakuasi. Sementara, seorang warga Afghanistan lainnya adalah staf lokal perempuan yang bekerja di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kabul.

Sesuai protokol kesehatan yang diterapkan pasca kedatangan seseorang dari luar negeri, maka para WNI dan WNA yang baru tiba dari Kabul, Afghanistan itu pun harus menjalani karantina. Kelima WNA asal Filipina itu dilaporkan akan menjalani karantina di Hotel Swiss-Belhotel Airport, Jakarta.

Belum diketahui di mana para WNI dan kedua warga Afghanistan akan menjalani karantina mereka.

Penulis : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU