> >

Sudah 640 Dokter Gugur Selama Pandemi Covid-19 hingga 3 Agustus

Update corona | 4 Agustus 2021, 22:46 WIB
Seperti dilansir Antara, Rabu, (04/08/2021), Ketua Pelaksana Harian Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Dr. Mahesa Paranadipa memastikan, angka terbaru dokter yang gugur selama masa pandemi COVID-19 bertambah menjadi 640 orang pada awal Agustus. (Sumber: The Paper via Kompascom)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dokter yang gugur menyelamatkan nyawa masyarakat dari pandemi Covid-19 sudah mencapai 640 orang. Angka tersebut belum ditambah jumlah tenaga kesehatan lain yang juga gugur akibat pandemi tersebut. 

Seperti dilansir Antara, Rabu (4/8/2021), Ketua Pelaksana Harian Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Dr. Mahesa Paranadipa memastikan bahwa angka terbaru dokter yang gugur selama masa pandemi Covid-19 bertambah menjadi 640 orang pada awal Agustus.

"Sebelumnya kami sempat mengumumkan di angka 598 teman sejawat dokter (yang meninggal dunia), di Agustus angka kami update dengan penjumlahan yang masih cukup tinggi di angka 640 jiwa dokter sejawat yang telah gugur," ujar Mahesa dalam sebuah webinar, Rabu (4/8/2021).

Dengan angka terbaru tersebut, terjadi penambahan jumlah dokter meninggal sebanyak 42 orang sejak akhir Juli, atau hanya dalam waktu kurang dari satu minggu.

Gugurnya 42 dokter tersebut tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Timur, Lampung, dan Gorontalo.

Lebih lanjut, Mahesa mengatakan berdasarkan data per bulan, jumlah kematian dokter masuk hari ketiga Agustus sudah sebanyak tujuh orang.

Sementara pada Juli, jumlah dokter yang gugur sebanyak 199 orang hanya dalam satu bulan. Sementara bulan Juni ada 52 orang akibat Covid-19.

Baca Juga: Suasana Haru Iringi Penghormatan Terakhir Nakes Devi Ratna Sari yang Gugur Akibat Covid-19

Seorang tenaga kesehatan nampak sedang beristirahat, dikarenakan kelelahan saat RS Lapangan Kota Bogor mengalami peningkatan jumlah pasien pada Jumat (2/7). (Sumber: BODHIYA VIMALA / KompasTV)

Dengan demikian, menurut Mahesa, dapat dikatakan terjadi penurunan jumlah kematian dokter dibanding dua bulan lalu. Namun, Mahesa mengatakan penurunan tersebut tidak boleh membuat IDI menjadi lengah memantau kondisi para dokter.

"Kami dari tim mitigasi Ikatan Dokter Indonesia perlu tetap memantau kondisi teman-teman sejawat dokter di beberapa wilayah," kata dia.

Penulis : Edwin Shri Bimo Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU