> >

Mantan Mendagri Soerjadi Soedirdja Tutup Usia

Berita utama | 3 Agustus 2021, 12:14 WIB
Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal TNI (Purn) Soerjadi Soedirdja (Sumber: istimewa)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV- Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal TNI (Purn) Soerjadi Soedirdja meninggal dunia.

Almarhum, merupakan mantan Mendagri era Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Selain itu, almarhum juga merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1992-1997.

Kabar dukacita wafatnya Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal TNI (Purn) Soerjadi Soedirdja diterima KOMPAS.TV dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Selasa (3/8/2021).

Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Klaim Jumlah Testing Lebihi Standar WHO

“Mantan Mendagri Jenderal TNI (Purn) Soerjadi Soedirdja, wafat pagi ini,” kata Siti Nurbaya Bakar yang pernah menjabat Sekjen Kemendagri saat Soerjadi Soedirdja memimpin kementerian tersebut.

Sebagai informasi, Jenderal TNI (Purn) Soerjadi Soedirdja lahir di Jakarta, 11 Oktober 1939. Almarhum merupakan salah satu tokoh militer dan politikus Indonesia.

Semasa kepemimpinannya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Soerjadi Soerdirdja pernah membuat proyek pembangunan rumah susun, menciptakan kawasan hijau, dan juga memperbanyak daerah resapan air.

Adapun proyek kereta api bawah tanah (subway) dan jalan susun tiga (triple decker) yang sempat didengung-dengungkan pada masanya belum terwujud.

Selain itu, Ia berhasil membebaskan jalan-jalan Jakarta dari angkutan becak, suatu program yang telah dimulai sejak gubernur sebelumnya.

Baca Juga: DKI Jakarta Lanjutkan PPKM Level 4, Pengunjung Warung Dibatasi 3 Orang dan Mal Masih Tutup

Tak hanya itu, Soerjadi juga memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) pada sejumlah ruas jalan untuk mendukung laju mobilitas penduduk dengan membangun sejumlah jalan tol yaitu Tol Dalam Kota, Tol Lingkar Luar, Tol Bandara, serta ruas tol Jakarta-Cikampek, Jakarta-Bogor-Ciawi, dan Jakarta-Merak.

Soerjadi juga menerapkan peningkatan disiplin dan kualitas sumber daya aparat dalam Lima Pedoman Kerja Aparat Pemerintah DKI Jakarta.

Dari program tersebut, Pemerintah Provinsi Jakarta menerima Penghargaan 'Samya Krida Tata Tenteram Karta Raharja'. Penghargaan itu merupakan apresiasi atas hasil karya tertinggi dalam melaksanakan Pembangunan 5 Tahun.

Dalam rekam jejak kariernya, Almarhum tercatat pernah menjabat sebagai Danbrigif 15/Kujang II

Kasdam IV/Diponegoro (1986–1988), Pangdam Jaya (1988–1990), Asisten Sospol ABRI (1990–1992), Gubernur DKI Jakarta (1992–1997), Menteri Dalam Negeri (1999–2001), dan Menteri Koordinator bidang Politik, Sosial dan Keamanan (2000).

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU