> >

Kebanggaan Indra Rudiansyah, Pemuda Indonesia yang Masuk Tim Uji Klinis Vaksin AstraZeneca

Sosok | 23 Juli 2021, 09:06 WIB
Indra Rudiansyah, warga negara Indonesia yang terlibat dalam penelitian dan pembuatan vaksin Covid-19 di Universitas Oxford, Inggris. (Sumber: Dok. Pribadi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Nama Indra Rudiansyah (29) kini menjadi sorotan lantaran dirinya masuk dalam anggota tim penemu vaksin AstraZeneca. Indra merupakan seorang mahasiswa asal Indonesia yang menempuh studi di Universitas Oxford.

Dirinya bergabung bersama tim Jenner Institute pimpinan Profesor Sarah Gilbert, ilmuwan Inggris yang mendapat standing ovation saat hadir di laga pembuka kejuaraan tenis akbar Wimbledon 2021. Sejak setahun lalu, Indra dengan tim Jenner Institute dan Oxford Vaccine Group bekerja sama.

"Saya tentunya sangat bangga bisa tergabung dalam tim untuk uji klinis vaksin Covid-19 ini, meskipun ini bukan penelitian utama untuk thesis saya," ujar Indra Rudiansyah kepada ANTARA London, 23 Juli 2020.

Indra mengungkapkan, awalnya penelitian utamanya untuk thesis adalah vaksin malaria. Ketika wabah Covid-19 mengalami eskalasi menjadi pandemi, semua aktivitas di kampus tutup kecuali untuk bidang yang terkait Covid-19.

Kemudian lab kekurangan orang, padahal penelitian tentang Covid-19 membutuhkan banyak sumber daya manusia.

Saat itulah seorang project leader membuka pintu bagi siapapun yang ingin bergabung, dan Indra Rudiansyah masuk ke tim untuk membantu uji klinis. 

Di tim, Indra tergabung dalam tim uji klinis yang bertugas menguji antibody response dari para relawan yang sudah divaksinasi. Proses pengembangan vaksin AstraZeneca ini pun terbilang sangat cepat.

Mahasiswa S3 Clinical Medicine di Universitas Oxford itu lulusan ITB jurusan S1 Mikrobiologi dan S2 Bioteknologi.

Ia penerima beasiswa LPDP dan lulusan Program Beasiswa Plus Djarum atau yang disebut dengan Beswan Djarum 2011-2012.

Penulis : Dian Septina Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU