> >

Kasus Positif Melonjak, Kemenkes Alih Fungsikan 3 RS Ini jadi RS Khusus Penanganan Covid-19

Update corona | 24 Juni 2021, 21:46 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi, M. Epid (Sumber: dinkes.acehprov.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menunjuk tiga rumah sakit (RS) di wilayah DKI Jakarta untuk dialihfungsikan menjadi RS khusus penanganan pasien Covid-19. 

Ketiganya yakni Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso.

"Kemenkes mengambil kebijakan menunjuk tiga rumah sakit vertikal yang berada langsung di bawah kewenangan Kemenkes untuk dikhususkan melayani kasus Covid-19," kata Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers secara daring, Kamis (24/6/2021). 

Nadia berharap dengan mengkonversi tiga rumah sakit tersebut dapat memberikan pelayanan penuh untuk kasus Covid-19 dan membantu menambah ketersediaan untuk tempat perawatan. 

Mengingat kata Nadia, Indonesia kini terus mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 yang sangat signifikan. 

Baca Juga: Jubir Vaksinasi Kemenkes Sebut Dua Faktor Penyebab Meningkatnya Covid-19 pada Anak-anak

Hal itu, kemudian berpengaruh kepada angka keterisian tempat tidur rumah sakit di beberapa daerah yang kini juga mengalami peningkatan sangat tinggi.

Nadia menyebut secara nasional, sebenarnya pemerintah telah memiliki 94.420 tempat tidur, baik yanng untuk tempat tidur isolasi maupun tempat perawatan untuk kasus intensif.

"Walaupun secara rata-rata nasional angka keterisian tempat perawatan itu adalah 67-68 persen. Namun di beberapa daerah angka keterisian tempat perawatan kini sudah mencapai diatas 80 persen," jelas Nadia. 

Dia mengungkapkan keterpakaian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta sudah mencapai 90 persen. 

Selain di Jakarta, Kemenkes telah mencatat angka keterisian tempat perawatan di berbagai daerah yang juga sudah lebih dari 80 persen.

"Kami melihat di Yogyakarta dan Jawa Tengah itu sekarang mencapai 85 persen, Banten 87 persen, di Jabar 88 persen," ujar Nadia.

Baca Juga: Varian Delta Disebut Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan, Ini Kata Kemenkes

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU