> >

Ketua Umum Projo Sebut Jokowi Hanya Ingin Memimpin Indonesia Selama 2 Periode

Politik | 24 Juni 2021, 15:15 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau lumbung pangan nasional baru di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). (Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua Umum DPP ProJo angkat bicara ihwal isu wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. 

Seperti diketahui, isu ini mencuat setelah relawan yang menamakan diri Komunitas Jokowi Prabowo 2024 atau Jokpro yang dikomandani oleh M. Qodari menggelar syukuran dan menyampaikan dukungan agar Jokowi bisa menjabat Presiden untuk ke-3 kalinya berdampingan dengan Prabowo Subianto.

Baca Juga: PKS: Isu Jabatan Presiden 3 Periode Pikiran Kotor Melawan Konstitusi

Ia menyebut, bahwa berdasarkan pengakuan Presiden Joko Widodo bahwa dirinya akan tunduk kepada konstitusi, yang mana jabatan kepala negara itu hanya dua periode. 

"Pak presiden tunduk kepada aturan main yang ada dan beliau hanya mau dua periode. Kita mendukung itu," kata Budi dalam diskusi daring yang diselenggarakan Tribunnews.com, Kamis (24/6/2021). 

Menurut dia, Jokowi pun tak terbesit pikiran untuk mencalonkan diri lagi di Pilpres 2024. Sebab, orang nomor satu di Indonesia itu kini sedang fokus penanganan pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian Tanah Air. 

"Tapi pada saat ini, agenda besar kita adalah bagaimana mengatasi ini (pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian). Itu dulu yang utama. Nanti dulu kita bicara 2024, sekarang konsentrasi dulu," ujarnya. 

Baca Juga: Jokowi Mania Tolak Jabatan Presiden 3 Periode

Meski begitu, dirinya tak akan melarang hasrat dari M. Qodari yang ingin mengubah konstitusi ihwal masa jabatan presiden. "Tugas pak Qodari mengubah konstitusi dan menggerakkan masyarakat supaya terjadi perubahan konstitusi," kata dia

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU