> >

Demokrat: Wacana Jokowi-Prabowo Tiga Periode Bawa Indonesia ke Masa Orde Baru

Politik | 20 Juni 2021, 12:35 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi duduk di dalam sebuah saung kayu saat kunjungan kerja di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).  (Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Berbagai survei, sambung Herzaky, juga telah mengonfirmasi keinginan rakyat Indonesia mendapatkan pemimpin baru pada 2024 dan menolak keras wacana tiga periode.

“Jadi jangan malah menghina rakyat Indonesia dengan wacana Jokowi tiga periode apalagi dengan lelucon tidak lucu Jokowi-Prabowo,” ujar Herzaky.

Baca Juga: Sindir Relawan Jok-Pro, Demokrat: Seakan-akan Tanpa Jokowi dan Prabowo Indonesia Tidak akan Maju

Sebelumnya wacana tiga periode ini digaungkan oleh komunitas relawan bernama Jokowi-Prabowo (Jok-Pro) 2024.

Jak-Pro 2024 menginginkan Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berpasangan dalam Pilpres 2024.

Sekretaris Jenderal Jok-Pro 2024 Timothy Ivan Triyono mengatakan, komunitas ini terbentuk untuk mencegah polarisasi ekstrem di Indonesia pasca-pilpres sebelumnya.

Menurut Ivan, untuk mencegah hal tersebut terjadi kembali di Pilpres selanjutnya, maka komunitas menginginkan Jokowi Prabowo maju berpasangan dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Fadjroel: Presiden Jokowi Tegas Tolak 3 Periode!

"Dan memang sepertinya Jok-Pro itu sangat efisien untuk mencegah polarisasi ekstrem di Indonesia. Alasan utamanya adalah kami lelah dengan adanya cebong dan kampret. Kami lelah dengan adanya pembelahan di masyarakat," ujar Ivan, Jumat (18/6/2021). Dikutip dari Kompas.com.

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Idham-Saputra

Sumber : Kompas TV


TERBARU