> >

Menaker: Jumlah Pengangguran Terbuka Turun 950.000 pada Februari 2021

Sosial | 24 Mei 2021, 23:10 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah (Sumber: Humas Kemnaker)

Sementara jumlah pengangguran dengan pendidikan akhir SMP hanya 5,87 persen dan yang maksimal SD hanya 3,13 persen.

Terkait mismatch antara kebutuhan industri dengan kemampuan pekerja yang kerap menjadi pangkal masalah pengangguran, Ida mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah penyelesaiannya.

Untuk 2020 hingga 2024, misalnya, Kemenaker mulai melakukan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) hingga link and match ketenagakerjaan.

Dalam tranformasi BLK, arah kebijakan pun diubah total menjadi Balai Pelatihan Vokasi sebagai pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja yang berdaya saing di tingkat nasional dan intenasional.

Baca Juga: Kemenaker Masih Buka Posko Aduan THR Hingga 20 Mei 2021

“Transformasi BLK dilakukan dengan reformasi kelembagaan, sampai reorientasi SDM untuk meningkatkan kualitas layanan BLK," kata Ida.

"Kami akan optimalkan potensi kapasitas latih di UPTP, UPTD, dan BLK Komunitas hingga 483.991 orang per tahun, supaya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja dengan sebaran di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Sedangkan untuk link and match ketenagakerjaan, arah kebijakannya berupa membangun integrasi pelatihan, sertifikasi, dan penempatan tenaga kerja dalam sebuah bisnis proses yang utuh dan efektif untuk mempertemukan pencari kerja dengan permintaan pasar kerja.

“Kami akan terapkan strategi mengintegrasikan sistem pelatihan, sertifikasi, dan penempatan, yaitu pengembangan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DuDi)," ujar Ida.

Dalam rangka mendukung sertifikasi kompetensi lulusan pendidikan dan pelatihan vokasi, terdapat pula 1.925 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang siap melaksanakan sertifikasi bagi tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Baca Juga: H-1 Lebaran, Kemenaker Terima 2.205 Pengaduan soal THR

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU