> >

Buruh akan Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina di Seluruh Indonesia Selasa 18 Mei 2021

Peristiwa | 16 Mei 2021, 20:19 WIB
Ilustrasi: Dalam file foto 21 Februari 2020 ini, militan bertopeng Hamas mengibarkan bendera nasional mereka selama protes di Kota Gaza. Pada Kamis, 29 April 2021, Hamas menolak gagasan penundaan pemilihan umum Palestina. (Sumber: AP Photo/Adel Hana, File)

"Artinya wajib rapid test antigen, pakai masker, jaga jarak, membawa handsanitizer. Semua aksi KSPI itu harus mengikuti arahan petugas," ujar Said.

Baca Juga: Joe Biden Hubungi Mahmoud Abbas, Bicarakan Kemungkinan Gencatan Senjata Israel-Palestina

Kecam Agresi Militer Israel

Said mengatakan, pihaknya mengutuk agresi militer Israel terhadap rakyat Palestina, khususnya di Jalur Gaza.

KSPI juga mengecam keras kekerasan yang dilakukan tentara Israel kepada warga Palestina yang tengah menjalankan ibadah di Masjidil Al Aqsa.

Tragedi kemanusiaan itu, kata dia, telah menewaskan ratusan rakyat Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak.

Said menyebut, KSPI telah sejalan dengan sikap Presiden Joko Widodo yang mewakili rakyat Indonesia.

"Kita tidak menginginkan adanya perang, adanya kekerasan. Oleh karena itu, seluruh tentara Israel seharusnya ditarik mundur dari Masjidil Al-Aqsa dan menghentikan agresi terhadap bangsa Palestina, mengikuti keputusan rekomendasi Dewan Keamanan PBB," kata dia.

Adapun sebelumnya, ketegangan di Yerusalem meningkat pasca terjadinya kerusuhan pada Jumat (7/5/2021) malam di kompleks Masjid Al Aqsa.

Kerusuhan itu bermula dari pengerahan polisi Israel untuk membubarkan warga Palestina yang tengah melakukan ibadah tarawih di masjid tersebut.

Selain Indonesia, sejumlah negara juga diketahui mengutuk Israel atas peristiwa yang terjadi di Masjid Al Aqsa, dan upaya pengusiran terhadap warga Palestina di Sheikh Jarrah, Yerusalem.

Baca Juga: Mengaku Iseng, Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Akhirnya Ditetapkan Tersangka

Penulis : Fadhilah Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU