> >

Perahu Wisata Angkut 20 Penumpang Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Ini Sejarah Pembangunan Waduk Itu

Sosial | 16 Mei 2021, 03:45 WIB
Relawan mengevakuasi perahu yang bikin celaka wisatawan di Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/5/2021). (Sumber: TribunSolo/Agil Tri )

 

JAKARTA, KOMPAS.TV – Insiden perahu terbalik terjadi di Waduk Kedung Ombo, Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021).

Musibah yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Perahu tersebut mengangkut 20 penumpang. 11 orang di antaranya selamat, enam orang ditemukan dalam kondisi tewas dan tiga masih hilang.

Perahu milik Kardiyo yang dikemudikan Galih tersebut rencananya hendak menuju warung apung yang berada di waduk.

Baca Juga: Pencarian Korban Perahu Maut Kedung Ombo Boyolali Dihentikan Sementara, 3 Orang Masih Hilang

Banyaknya penumpang yang melakukan swafoto di depan perahu membuat perahu menjorok ke depan sehingga air mulai masuk dan membuat perahu terbalik.

Tim penyelamat masih melakukan pencarian. Pasca-insiden Polda Jawa Tengah memerintahkan agar objek wisata Waduk Kedung Ombo ditutup karena pengelolanya tidak menerapkan standar keamanan dan protokol kesehatan.

Sebagaimana diketahui, sejarah Waduk Kedung Ombo dibangun di era pemerintahan Soeharto. Sejumlah kontroversi mengiringi pembangunan waduk yang berada di perbatasan tiga kabupaten di Jawa Tengah tersebut.

Luas genangan waduk ini mencapai 2.830 hektar. Namun jika ditambahkan dengan area daratan pasang surut, luasnya mencapai 6.570 hektar.

Baca Juga: Polisi Periksa Remaja 13 Tahun, Pengemudi Perahu Terbalik di Kedung Ombo

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU