> >

Doni Monardo: Pelarangan Mudik adalah Keputusan Politik Negara

Agama | 6 Mei 2021, 11:13 WIB
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo (kanan) saat dalam memberi arahan Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 bersama jajaran Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang, Rabu (5/5). (Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin) (Sumber: bnpb.go.id)

Selain itu, Doni menyebut bahwa pertimbangan peniadaan mudik salah satunya karena penularan Covid-19 sangat berpotensi terjadi dari adanya mobilitas manusia.

"Karena COVID-19 ini diantar dan dibawa oleh manusia bukan oleh hewan atau binatang seperti jenis penyakit lainnya,” jelas Doni.

"Kalau yang mudik meski membawa dokumen hasil negatif Covid-19, namun mereka dapat tertular dalam perjalanan,” sambungnya.

Kata Doni, di kampung banyak sekali kelompok rentan Covid-19, seperti lansia, anak-anak hingga penderita penyakit penyerta atau komorbiditas.

Kelompok-kelompok reta inilah, menurut Doni, yang harus dijaga dengan tidak melakukan aktivitas mudik.

Baca Juga: Larangan Mudik Karena Keuangan Perbankan Mengkhawatirkan? Kominfo: Faktanya, untuk Menekan Covid-19

Untuk diketahu, angka kematian akibat Covid-19 telah mencapai 85 persen di mana kasus kematian tersebut didimonasi dari mereka yang masuk dalam kategori kelompok rentan, terutama mereka yang berusia di atas 47 tahun dan memiliki komorbid.

Penulis : Hedi Basri Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU