> >

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Turun, Jokowi Ajak Warga Pertahankan Tren Ini dengan Tidak Mudik

Update corona | 16 April 2021, 20:02 WIB
Presiden Jokowi Memberi Pernyataan Terkait Impor Beras, Istana Merdeka, 26 Maret 2021 (Sumber: Tangkapan Layar Youtube Setpres)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk menjaga tren penurunan kasus aktif Covid-19 di Indonesia dalam dua bulan terakhir.

Jokowi menjelaskan, pada 2 Februari 2021 kasus aktif di Indonesia mencapai 176.627 kasus.

Namun pada 15 April kasus aktif menjadi 108.032 kasus.

Selain itu, penambahan kasus harian juga relatif menurun.

Indonesia, lanjut presiden, pernah mengalami 14 ribu hingga 15 ribu kasus per hari pada Januari 2021. 

Kini kasus harian berada di kisaran 4.000 sampai 6.000 kasus per hari.

Baca Juga: 4 Pertimbangan Jokowi Larang Mudik Lebaran 2021

"Oleh karena itu kita betul-betul menjaga momentum yang sangat baik ini," ujar Jokowi melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/4/2021).

Jokowi menambahkan, selain tren penurunan kasus aktif dan harian. T

ren kesembuhan juga mengalami peningkatan.

Jika pada 1 Maret 2021 sebanyak 1.151.915 orang sembuh atau 85,88 persen dari total kasus.

Kini di 15 April 2021 meningkat menjadi 1.438.254 orang sembuh atau 90,5 persen dari total kasus.

Jokowi mengerti masyarakat pasti rindu sanak saudara dan keluarga yang ada di kampung halaman.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ungkap Alasan Pemerintah Keluarkan Larangan Mudik Lebaran 2021

Namun, momentum baik ini harus tetap dipertahankan dengan tidak mudik ke kampung halaman.

“Mari kita isi Ramadan dengan ikhtiar memutus rantai penularan wabah Covid-19 demi keselamatan seluruh sanak saudara kita, juga diri kita sendiri dan seluruh masyarakat,” ujar Presiden Jokowi.

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU