> >

Sebanyak 1.000 Unit Rumah Disiapkan untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB

Sosial | 11 April 2021, 20:05 WIB
Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha). (Sumber: Kementerian PUPR)

Setelah masalah lokasi dapat terselesaikan, harapannya pembangunan fisik rumah dapat segera digarap dan rampung dalam waktu empat bulan.

Baca Juga: Proses Pencarian Korban Banjir Bandang NTT Kini Diperluas ke Area Laut

Mengingat pembangunannya tidak begitu sulit yaitu dengan metode knock down Risha yang sudah ada.

Selain menyiapkan langkah percepatan relokasi permukiman warga terdampak, Kementerian PUPR pun terus membantu penanganan darurat bencana banjir bandang di Adonara dan Lembata Provinsi NTT.

Di dua wilayah tersebut kini sudah ada 23 unit ekskavator, 24 unit dump truck, 3 unit loader, 1 unit grader, dan BBM 5.000 liter.

Baca Juga: Mahasiswa Galang Dana Korban Banjir Bandang NTT

Kemudian disalurkan pula sarana dan prasarana dasar berupa mobil tangki air 6 unit, dan hidran umum 10 unit, untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat dan pengungsi.

Ditambah juga sejumlah bantuan dari Kota Kupang yang terdiri dari 5 unit mobil tangki air, 10 unit hidran umum, mobil toilet 1 unit dan WC knock down 4 unit, 1 unit loader, 1 unit motor grader, 1 unit water tank, dan 2 unit vibratory roller.

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU