> >

Penyebab Pasti Kebakaran Belum Diketahui, Pertamina Fokus Pemadaman Kilang Balongan

Breaking news | 29 Maret 2021, 07:55 WIB
(Sumber: -)

BALONGAN, KOMPAS.TV- PT Pertamina masih berupaya melakukan pemadaman kilang minyak Balongan  yang terbakar. “Termasuk dengan mendatangkan tim HSSE (Health Safety, Security and Environment) dari unit kilang terdekat yakni Kilang Pertamina Cilacap, Pertamina EP, Kilang Pertamina Plaju serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Indramayu untuk segera mengupayakan pemadaman kebakaran kilang,” demikian bunyi keterangan tertulis PT Pertamina yang diterima Kompas.TV, Senin (29/3/2021).

Baca Juga: 700 Warga Korban Kebakaran Kilang Balongan Mengungsi di Tiga Lokasi

Sebagai informasi, pukul 00.45 dini hari tadi, telah terjadi insiden yang menyebabkan tangki T301G di kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat terbakar.

“Penyebab kebakaran belum diketahui dengan pasti, namun pada saat kejadian kondisi sedang turun hujan lebat disertai petir,” kata dalam rilis PT Pertamina.

Sementara itu, PT Pertamina mengatakan telah melakukan evakuasi warga yang berada di sekitar kilang minyak yang terbakar. Selain itu, Pertamina juga tengah mengupayakan berbagai bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian.

Baca Juga: Kilang Minyak Balongan Terbakar, Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman

“Diperkirakan saat ini terdapat sekitar 200an warga yang diungsikan di Pendopo Kabupaten Indramayu, sekitar 400 orang di Islamic Center Indramayu dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra,” demikian rilis PT Pertamina.

Dalam keterangan PT Pertamina, warga yang diungsikan berasal dari Desa Balongan atau desa yang berlokasi paling dekat dengan tempat kejadian.

“Di tempat pengungsian, Pertamina menyiapkan kelengkapan pencegahan covid 19 berupa masker dan hand sanitizer, serta memastikan warga tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid,” jelas rilis Pertamina.

Baca Juga: Upayakan Pemadaman, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Berjalan Normal Pasca Kebakaran Kilang Balongan

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU