> >

Demokrat Sebut Jhoni Allen Marbun Jual Partai kepada Aktor Eksternal yang Ingin Maju Pilpres 2024

Berita utama | 26 Februari 2021, 20:04 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (Sumber: istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Aktor utama Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat, Jhoni Allen Marbun, disebut telah menjual partai kepada pihak eksternal yang ingin jadi Calon Presiden 2024. Dengan cara memasukan aktor eksternal melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Inkonstitusional.

Hal tersebut diungkap Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.TV, Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: Demokrat Berhentikan Tidak Hormat 7 Kader Pelanggar Partai

“Majelis Tinggi Partai Demokrat telah berupaya untuk melakukan komunikasi dengan salah satu aktor utama GPKPD, yaitu saudara Jhoni Allen Marbun. Tetapi tuntutan yang bersangkutan tidak masuk akal,” kata Herzaky.

“(Jhoni Allen Marbun -red) Bukan konsolidasi internal, melainkan memasukkan aktor eksternal melalui KLB inkonstitusional, dan “menjual” Partai Demokrat kepada aktor eksternal itu, sebagai kendaraan dalam pen-Capres-annya di Pemilu 2024,” tambah Herzaky.

Padahal, sambung Herzaky, dari berbagai indikator, tokoh eksternal yang dimaksud tersebut, tidak bisa dikatakan sebagai seseorang yang memiliki kepantasan. Sementara tren elektabilitas Partai Demokrat di bawah kepengurusan Partai 2 Demokrat hasil Kongres V PD 2020 saat ini terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Baca Juga: Senior Partai Demokrat Nilai Pemecatan Kader yang Ingin KLB Bentuk Keputusan Orang Sedang Panik

“Fakta lain, kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres V PD 2020 telah melakukan banyak hal, baik dalam konteks pembinaan organisasi, penguatan jaringan konstituen, maupun program pengabdian masyarakat di masa pandemi, dengan hasil yang optimal, meski usia kepengurusannya belum genap satu tahun,” ujar Herzaky.

Selain itu, Herzaky mengatakan, tudingan-tudingan para pelaku GPK-PD tentang kekecewaan terkait Pilkada 2020, jelas tidak relevan. Faktanya, sambung Herzaky, hasil Pilkada 2020 Partai Demokrat jauh melampaui target kemenangan, yakni hampir 50%.

Baca Juga: Demokrat Bersih-Bersih Kader Mbalelo, Gelombang Pertama 7 Orang Dipecat

“Hasil ini adalah capaian tertinggi kemenangan Pilkada selama 5 tahun terakhir. Demikian juga jumlah kader Partai Demokrat yang berhasil memenangkan Pilkada, mengalami peningkatan,” kata Herzaky.

Berdasar sejumlah fakta tersebut, Herzaky menuturkan muncul desakan yang sangat kuat untuk memecat nama-nama yang terlibat dalam GPK-PD tersebut.

“Para pengurus dan kader sangat marah atas perilaku para aktor GPK-PD, juga merasa sangat terganggu dengan manuver dan tindakan serta hoaks dari para pelaku GPK-PD tersebut, yang menghambat kerja-kerja politik untuk memperjuangkan harapan rakyat,” ujarnya.

Penulis : Ninuk-Cucu-Suwanti

Sumber : Kompas TV


TERBARU