> >

Mengenal AHY, Pemilik Tiga Gelar Akademik Peraih Bintang Adi Makayasa

Sosok | 8 Februari 2021, 05:00 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (sumber: agusyudhoyono.com)

 

 
JAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY, menjadi sorotan karena tudingannya terhadap pejabat tinggi di lingkungan Presiden Jokowi yang akan merebut Partai Demokrat.

Anak sulung presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herrawati ini memikiki prestasi akademik yang terbilang top. Dilihat di situs agusyudhoyono.com, AHY memiliki tiga gelar akademik yaitu Master of Science in Strategic Studies di Nanyang Technological University, Singapura pada tahun 2006, Master in Public Administration dari Harvard University, Amerika Serikat pada tahun 2010, serta Master of Arts in Leadership and Management dari Webster University Amerika Serikat, meraih predikat Summa Cum Laude pada tahun 2015 dengan IPK 4.0.


AHY kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 ini juga lulusan terbaik dari Akademi Militer tahun 2000 dan meraih penghargaan Presiden RI; Bintang Adi Makayasa. 

Baca Juga: Drama Kudeta Partai Demokrat, AHY vs Moeldoko Makin Memanas

Sebagai keluarga tentara, semasa kecil AHY berkesempatan tumbuh dan berkembang di berbagai wilayah berbeda, mengikuti perjalanan tugas dan pendidikan sang ayah. Mulai dari Bandung, Timor Timur, Jakarta dan Amerika Serikat.

Setelah lulus dari AKMIL, AHY mengikuti Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri dan Kursus Combat Intel pada tahun 2001. Ia kemudian bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada tahun 2002, AHY yang merupakan perwira Brigif Linud 17 Kostrad, menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak yang ditugaskan dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh yang penuh resiko. Di Aceh, AHY terpilih sebagai Komandan Tim Khusus (Dan Timsus).


Saat berdinas di TNI AD, AHY mengemban tugas operasi pemulihan keamanan di Aceh tahun 2002 dan operasi perdamaian PBB di Libanon tahun 2006. AHY aktif berkontribusi pada transformasi dan modernisasi dalam tubuh TNI.

Ia juga menjadi salah satu pendiri Universitas Pertahanan Indonesia. Tahun 2015, AHY memimpin salah satu satuan pengamanan Ibu Kota, sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning, dibawah Brigif 1/PIK, Kodam Jaya.

Baca Juga: Annisa Buka-Bukaan Kisah Awal Pernikahan dengan AHY Tak Mudah


Karirnya di dunia politik diawali saat ikut dalam Pilkada Jakarta, pada 2017.  Suami dari Annisa Larasati Pohan ini  diusung oleh koalisi 4 partai politik yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) dan berpasangan dengan Sylviana Murni.

Ketika Pilkada 2018 dan Pilpres 2019, ia ditunjuk sebagai Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma). Tugasnya, memimpin upaya pemenangan Partai Demokrat pada Pemilukada 2018 dan Pemilu Legislatif 2019. Dalam Pileg 2019,  Partai Demokrat mampu meraih 10.876.507 suara (7,77 persen).

Atas prestasinya, pada Oktober 2019 AHY ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat. Dan pada 2020 dia ditunjuk secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

Penulis : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU