> >

Kronologi Bentrok FBR dengan PP di Lenteng Agung, Berawal Tukang Buah Dipalak

Peristiwa | 4 Februari 2021, 20:52 WIB
Ilustrasi oknum anggota TNI dan Polri terlibat bentrok (Sumber: Tribunnews)

JAKARTA, KOMPAS TV - Dua organisasi kemasyarakatan atau ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) terlibat bentrok di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/2/2021) malam.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Jimmy Christian Samma, menjelaskan kronologi kejadian bentrokan tersebut.

Baca Juga: Video Aksi Bentrok Dua Kelompok Massa di Cengkareng Viral, Polisi Selidiki Penyebabnya

Menurut Jimmy, bentrokan itu terjadi berawal ketika dua anggota ormas FBR mendatangi kawasan Lenteng Agung pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Kedatangan keduanya ternyata untuk melakukan pemalakan terhadap tukang buah yang tengah berjualan. Saat terjadi pemalakan, kebetulan ada anggota PP di sekitar lokasi.

Melihat tindakan anggota FBR, anggota PP yang berada di lokasi tak terima. Pasalnya, anggota PP tersebut mengklaim jika lokasi pedagang buah berjualan itu meupakan wilayahnya.

Baca Juga: FPI Sayangkan Komnas HAM Sebut Laskar Pengawal Rizieq Shihab Tertawa Saat Bentrok dengan Polisi

"Awal mulai terjadinya keributan antara FBR dan PP di Lenteng Agung, menurut keterangan, terjadi pada hari Rabu tanggal 3 Februari jam 19.00 WIB," kata Jimmy melalui keterang resminya pada Kamis (4/2/2021).

"Saat itu datang 2 anggota FBR ingin meminta sejumlah uang kepada pedagang buah. Namun, ada anggota PP di sekitar situ yang mengklaim sebagai wilayah PP."

Setelah itu, kata Jimmy, kedua anggota FBR yang melakukan pemalakan terhadap tukang buah sempat pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Saat Tawuran Antar Geng Motor Berhasil Diringkus Polisi!

Namun, tak lama berselang, mereka kembali lagi dengan membawa rekan-rekannya berjumlah 15 orang. Bentrok antara kedua belah pihak pun tak terhindarkan.

"Kemudian kedua orang tersebut pergi dan datang kembali bersama sekitar 15 orang. Dan terjadilah gesekan," ucap Jimmy.

Lebih lanjut, Jimmy mengatakan, petugas kepolisian gabungan dari polsek dan polres setempat mendatangi lokasi bentrokan untuk membubarkan kedua kelompok tersebut.

Baca Juga: Dua Kelompok Warga Kembali Bentrok Di Jalan Kandea Makassar

"Kapolsek dan jajaran beserta anggota Polres ke lokasi membubarkan massa yang berselisih," ujar Jimmy. 

Setelah kejadian tersebut, aparat kepolisian langsung menggelar pertemuan untuk dilakukan mediasi dari kedua kelompok yang bertikai tersebut.

Baca Juga: Gerindra Apresiasi Kapolri Jenderal Listyo yang Berkunjung ke Ormas-ormas

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU