> >

Wapres Ma ruf Amin: Kita Masih Tetap Berdosa Kalau Belum Terjadi Herd Imunity

Berita utama | 2 Februari 2021, 21:59 WIB
Wapres rakornas kepegawaian (Sumber: KIP-Setwapres)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin turut merespon penilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tak efektif menurunkan angka kasus Covid-19.

Wapres menegaskan bahwa mengikuti aturan PPKM merupakan sebuah kewajiban.

Bahkan, jika hal itu tak dilakukan seperti halnya mematuhi penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi maka bisa menjadi sebuah dosa.

Pasalnya, hal-hal tersebut merupakan merupakan cara agar seluruh masyarakat terhindar dari Covid-19.

“Artinya kita masih tetap berdosa kalau belum terjadi herd immunity,” ucap Ma'ruf dikutip dari keterangan pers, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga: Epidemiolog UGM Sebut PPKM Perlu Diperkuat dan Berkelanjutan Sampai Vaksinasi Covid-19 Selesai

“Melakukan 3M, mengikuti aturan-aturan PPKM dan melakukan vaksinasi menurut pandangan ulama itu merupakan kewajiban, artinya wajib dilakukan,” ungkap dia.

Ma’ruf menjelaskan, tak hanya penerapan 3M yang meliputi penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, tetapi seluruh anjuran pemerintah terkait penanganan Covid-19 wajib dilakukan.

Salah satunya dengan PPKM tersebut.

Menurut Ma'ruf, ulama menyebut bahwa menjaga diri dari bahaya baik yang diduga maupun tidak merupakan suatu kewajiban.

Penulis : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU