> >

Sensus Penduduk BPS 2020: Jumlah Perempuan Lebih Sedikit dari Laki-Laki

Sosial | 22 Januari 2021, 13:52 WIB
Ilustrasi Sensus Penduduk 2020 (Sumber: Tangkap Layar YouTube BPS Statistics)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hasil sensus penduduk 2020 (SP2020) baru rilis pada Kamis (21/1/2021). Sensus oleh Badan Pusat Statistik (BPS) itu menunjukkan penduduk Indonesia berjumlah 270 juta orang. Mayoritas penduduk Indonesia adalah Laki-laki atau Gen Z.

Rilis resmi BPS menyebut, penduduk Indonesia berjumlah 270,20 juta pada September 2020. Pada akhir 2020, data Kemendagri dan BPS mencatat angka 271,35 juta jiwa penduduk Indonesia.

Angka itu menunjukkan pertambahan sekitar 32 juta lebih penduduk Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun. Sebelumnya, sensus 2010 mencatat populasi Indonesia berjumlah 237,63 juta jiwa.

Berikut ini beberapa poin lain yang bisa diketahui dari sensus BPS.

  • Jumlah penduduk berdasarkan generasi

Sebagian besar penduduk Indonesia adalah generasi Z atau penduduk yang lahir pada periode 1997-2012. Gen Z berjumlah 75,49 juta jiwa atau kira-kira 27,94 persen total populasi.

Sementara, generasi milenial atau kelahiran 1981-1996 berjumlah 69,9 juta jiwa. Jumlah itu setara 25,87 persen total penduduk Indonesia.

Lalu, jumlah generasi Baby Boomer mencapai 11,56 persen, generasi Pre-Boomer atau lahir sebelum 1945 mencapai 1,87 persen. Sedangkan, generasi Post-Gen Z atau lahir setelah 2013 mencapai 10,88 persen.

“Pengklasifikasian ini menjadi penting karena setiap generasi mempunyai karakteristik dan sifat yang berbeda. Pengklasifikasian ini perlu kita pelajari sehingga komunikasi antargenerasi menjadi lancar dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bangsa,” kata Kepala BPS Suhariyanto.

  • Angka kelahiran turun

BPS menganalisis pula data pengelompokan usia. Hasilnya, proporsi penduduk usia muda (0-14 tahun) mengalami penurunan. Proporsi penduduk usia muda turun dari 44,12 persen pada tahun 1971 menjadi 23,33 persen pada 2020.

Menurut Suhariyanto, penurunan ini karena terjadi penurunan angka kelahiran.

Sebaliknya, kelompok usia produktif atau penduduk berusia 15-64 tahun meningkat.  Pada 1971 kelompok usia produktif berjumlah 53,39 persen dari total populasi. Kini, angkanya menjadi 70,72 persen pada 2020.

Proporsi penduduk berusia lanjut (65 tahun ke atas) juga ikut naik dari 2,49 persen pada 1971 menjadi 5,95 persen pada 2020.

"Peningkatan penduduk usia lanjut ini dapat diinterpretasikan sebagai hasil perbaikan kesehatan masyarakat, peningkatan gizi, dan perbaikan pola hidup yang dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah maupun swasta," tambah Suhariyanto

  • Mayoritas penduduk adalah laki-laki

Sensus Penduduk 2020 menampilkan, mayoritas penduduk Indonesia adalah laki-laki. Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 136 juta orang atau setara 50,58 persen penduduk Indonesia.

Sementara, penduduk perempuan berjumlah 133,54 juta orang atau 49,42 persen total penduduk Indonesia.

Rasio kenis kelamin penduduk Indonesia menjadi 102. Itu artinya, ada 102 laki-laki di antara setiap 100 perempuan pada 2020.

Rasio ini juga ditemukan di level provinsi. Hanya DI Yogyakarta dan Sulawesi Selatan yang memiliki proporsi penduduk perempuan lebih banyak.

  • Jawa padat penduduk

Penduduk Indonesia mayoritas tinggal di Pulau Jawa. Sekira 151,59 juta penduduk Indonesia tinggal di pulau Jawa. Jumlah itu setara 56,1 persen total penduduk Indonesia.

Sumatera berada di peringkat kedua dengan menampung 58,56 juta atau 21,68 persen penduduk Indonesia. Sementara Sulawesi menampung 7,36 persen penduduk dan Kalimantan dengan 6,15 persen penduduk.

Maluku dan Papua menjadi wilayah dengan penduduk paling sedikit, yaitu 3,17 persen total penduduk Indonesia. Sedangkan, Bali dan Nusa Tenggara memiliki penduduk setara 5,54 persen total penduduk Indonesia.

Penulis : Ahmad-Zuhad

Sumber : Kompas TV


TERBARU