> >

Doni Monardo: Vaksin Harus Diimbangi Dengan Protokol Kesehatan

Update corona | 12 Januari 2021, 15:45 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo (Sumber: covid19.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan pemberian vaksin Covid-19 paralel dengan kepatuhan protokol kesehatan. Ia mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan 3M meski vaksin tahap ke tiga sudah tiba di Indonesia.

“Bahwa dengan adanya vaksin ini jangan sampai membuat kita kendor. Vaksin ini harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan,” ujar Doni di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (12/1/2021).

Baca Juga: Menag Yaqut: Jangan Ragu, Vaksin Sinovac Halal dan Suci

Doni mengatakan ada hal yang mendasar dan menjadi rekomendasi untuk penerapan protokol kesehatan. Merujuk data analisis yang dirangkum Satgas Penanganan COVID-19, kasus aktif COVID-19 di Tanah Air mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tercatat, pada pekan ke dua bulan Januari 2021, angka kasus naik menjadi lebih dari 123 ribu orang.

“Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan hingga dua kali lipat hanya dalam waktu dua setengah bulan terakhir,” katanya.

Sementara itu, lanjut Doni, pemerintah telah meningkatkan kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) untuk menampung para pasien. Tetapi, hal itu masih belum cukup membantu menyelesaikan persoalan pandemi.

Baca Juga: Besok, Vaksinasi Jokowi Disiarkan Langsung

“Oleh sebab itu, kunci dari upaya menekan angka kasus adalah dengan meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan. Karena di sini lah kunci utama untuk memutus rantai penularan COVID-19,” jelas Doni.

Dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, Doni meminta Pemerintah Daerah segera membentuk posko-posko COVID-19, yang diisi oleh unsur kolaborasi dari tingkat provinsi hingga di level kelurahan. Dengan harapan, bisa meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kita berharap penanganan COVID-19 di Tanah Air semakin membaik dengan kerja sama seluruh komponen dan kolaborasi gotong royong menjadi kekuatan bangsa,” ucapnya.

Penulis : Ninuk-Cucu-Suwanti

Sumber : Kompas TV


TERBARU