> >

Kelompok Teroris MIT, Kapolri: Tembak Mati Saja Mereka Jika Ketemu dan Melawan

Kriminal | 1 Desember 2020, 07:55 WIB
Kapolri Jenderal Idham Azis melakukan jumpa pers di rumah dinas Kapolri di Jakarta, sabtu, 14 oktober 2020, mengatakan pihaknya mengakui dalam beberapa waktu terakhir terdapat sejumlah kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa selama masa pandemi virus corona (Covid-19). (Sumber: Chandra Gian / Kompas TV)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Negara tidak boleh kalah dengan kelompok yang sudah melakukan aksi teror kepada masyarakat apapun alasannya.

 

Ungkapan ini disampaikan Kapolri Jenderal Idham Azis melalui keterangan tertulisnya, Senin (30/11/2020).

Baca Juga: Kapolri Beri Perintah Tembak Mati MIT Ali Kalora

Hal itu menanggapi Kelompok pimpinan Ali Kalora yang diduga menjadi dalang di balik pembunuhan satu keluarga dan pembakaran rumah di Sigi, Sulawesi Tengah pada Jumat (27/11/2020) lalu.

Oleh karena itu, Jenderal Idham memerintahkan personelnya yang sedang memburu untuk menembak mati anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) bila melawan. 

“Saya sudah bilang ke anggota, tindak tegas mereka. Jika ketemu lalu mereka melawan, tembak mati saja,” ujar Idham, Senin.

Saat ini, kelompok tersebut masih diburu oleh personel TNI-Polri. Polri mengerahkan Satgas Tinombala. 

Bahkan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga telah menerjunkan pasukan TNI untuk turut memburu Ali Kalora cs. 

“Kita akan cari sejumlah tempat yang selama ini jadi persembunyian kelompok Ali Kalora,” ucap Idham. 

Sebelumnya diberitakan, telah terjadi pembunuhan terhadap empat orang warga di Dusun lima Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 10.30 Wita. 

Baca Juga: Masih Dicekam Ketakutan Pasca Teror, TNI dan Polri Lakukan Trauma Healing untuk Warga Sigi

Atas kejadian tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memerintahkan Kapolri Jenderal Idham Azis untuk mengusut jaringan pelaku sampai ke akarnya.

Kapolri beserta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga telah diperintah Jokowi untuk meningkatkan kewaspadaan pasca peristiwa ini. 

"Saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya," kata Jokowi melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/11/2020). 

Jokowi pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bersama-sama melawan terorisme.

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU