> >

Haikal Hassan Ungkap Rizieq Shihab Ingin Rekonsiliasi Sejak 2017, Tapi Selalu Ada yang Menghambat

Politik | 19 November 2020, 17:04 WIB
Rizieq Shihab (Sumber: kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Sekjen HRS Centre, Haikal Hassan atau biasa dikenal Babe Haikal mempertanyakan sikap pemerintah dalam memperlakukan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq.

Menurut Haikal Hassan, selama ini ada perlakukan tidak adil dari pemerintah terhadap Rizieq Shihab. Haikal mengatakan demikian dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang pada Selasa (17/11/2020).

Adapun bentuk ketidakadilan tersebut, kata Haikal, banyaknya upaya-upaya yang mencoba menghalangi kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia.

Baca Juga: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Mendadak Sambangi Markas Kopassus, Ada Apa?

Namun, sampai pada akhirnya Rizieq Shihab benar-benar bisa menginjakkan kakinya kembali di Tanah Air pada Selasa (10/11/2020).

"(Rizieq Shiha) selalu mendapatkan hambatan," kata Haikal Hassan.

Padahal, lanjut Haikal, sebenarnya pihak Rizieq Shihab sudah menyatakan siap untuk berdialog dengan pemerintah, termasuk rekonsiliasi jika memang diperlukan.

Upaya dialog itu, kata dia, bahkan sudah digaungkan pihak Rizieq Shihab sejak 2017 silam. Namun demikian, selalu ada saja pihak yang menghambat.

Baca Juga: Lurah Petamburan Terpapar Covid-19 dari Acara Rizieq Shihab? Ini Penjelasan Camat Tanah Abang

"Sejak tahun 2017, Habib Rizieq itu ingin dialog tapi selalu ada yang menghambat," ujarnya.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU