> >

9 Mahasiswa PTKIN SI Serahkan Pernyataan Sikap Soal UU Cipta Kerja ke Stafsus Presiden

Politik | 6 November 2020, 12:40 WIB
Staf Khusus Presiden Joko Widodo dari kalangan milenial, Aminuddin Maruf. (Sumber: TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sembilan Mahasiswa dari perwailan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri Se Indonesia (PTKIN SI) menemui Staf Khusus Presiden untuk memberikan rekomendasi serta pernyataan sikap terkait UU Nomor 18 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) PTKIN SI ini akan ditemui oleh Staf Khusus Presiden Joko Widodo dari kalangan milenial, Aminuddin Maruf.

Dalam surat perintah dengan kop surat Sekretariat Kabinet RI, pertemuan Aminuddin dengan Dema PTKIN SI akan berlangsung di Gedung Wisma Negara Lantai 6 pukul 13.00 s.d. selesai, Jumat (6/11/2020).

Baca Juga: Stafsus Jokowi Terima Perwakilan BEM Muhammadiyah Soal UU Cipta Kerja

Surat tersebut juga memerintahkan kepada sembilan nama perwakilan Dema PTKIN SI untuk menghadiri pertemuan dengan staf khusus presiden RI.

Aminuddin membenarkan adanya surat perintah kepada sembilan mahasiswa Dema PTKIN SI untuk melakukan dialog di Istana Negara. 

Aminuddin menjelaskan surat perintah sebagai prosedur standar penerimaan tamu di lingkungan Istana Negara, sekaligus untuk keperluan koordinasi di Internal Istana. Salah satunya untuk mendapatkan fasilitas rapid test bagi tamu undangan.

"Surat tersebut bersifat internal untuk keperluan koordinasi di Internal Istana," ujar Aminuddin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (6/11/2020).

Baca Juga: UU Cipta Kerja Salah Ketik, Stafsus Presiden Jokowi Akui Salah - ROSI (Bag1)

Adapun sembilan perwakilan Dema PTKIN SI yang akan memberika rekomendasi UU Cipta Kerja di Istana yakni, Korpus Dema PTKIN SI Fahcrur Rozie, Presiden Mahasiswa Dema UIN Malang Aden Farikh, Kortim dan Presiden Mahasiswa Dema UIN Yogyakarta Ahmad Rifaldi M.

Penulis : Johannes-Mangihot

Sumber : Kompas TV


TERBARU