> >

Usai Mahfud MD, Kini Giliran Menag Fachrul Razi Kecam Presiden Prancis Emmanuel Macron

Peristiwa | 29 Oktober 2020, 17:30 WIB
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi saat menghadiri penyerahan sertifikat tanah hak pakai Kemenag No 00051 (lokasi replika Grand Mosque Mohammed Bin Zayed) di Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2020). (Sumber: KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Sebelumnya, Kemenlu memanggil Duta Besar Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard pada Selasa (27/10/2020) sore.

Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah menyatakan, Kemenlu mengecam pernyataan Presiden Prancis yang menghina Islam.

Tetapi, Faizasyah tidak menjelaskan apa reaksi Olivier Chambard setelah mendapat kecaman dari Pemerintah Indonesia tersebut.

Baca Juga: Mahfud MD: Macron Harus Tahu, Pemeluk Agama Apa Pun akan Marah kalau Agamanya Dihina

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD (Sumber: Kompas TV)

Macron Gagal Paham

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD sebelumnya juga mengomentari sikap Presiden Perancis Emmanuel Macron yang menyudutkan umat muslim.

Mahfud MD menilai bahwa Macron mengalami krisis gagal paham atas pernyataannya yang dinilai menyudutkan pemeluk agama Islam.   

Menurut Mahfud, meski Islam adalah agama yang penuh rahmah, pemeluknya tetap akan marah bila agamanya dihina.

"Macron hrs tahu bhw agama Islam adl agama rahmah, tp pemeluk agama apa pun akan marah kalau agamanya dihina," ujar Mahfud MD melalui akun Twitter-nya, Rabu (28/10/2020) sekitar 3 jam lalu.

"Kalau (Macron) tak paham itu berarti dia mengalami krisis gagal paham," sambung mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu

Baca Juga: Pemimpin Negara-Negara Islam Bersuara Tentang Sikap Prancis

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU