> >

Mahfud MD Akhirnya Balas Komentar Presiden Prancis yang Sudutkan Umat Islam

Peristiwa | 28 Oktober 2020, 17:24 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD dalam wawancara khusus dengan Kompas di Kantor Redaksi Kompas, Menara Kompas, Jakarta, Kamis (30/1/2020). (Sumber: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengomentari sikap Presiden Perancis Emmanuel Macron yang menyudutkan umat muslim.

Mahfud MD menilai bahwa Macron mengalami krisis gagal paham atas pernyataannya yang dinilai menyudutkan pemeluk agama Islam.   

Menurut Mahfud, meski Islam adalah agama yang penuh rahmah, pemeluknya tetap akan marah bila agamanya dihina.

Baca Juga: Umat Kristen Arab Mengutuk Presiden Prancis Emmanuel Macron Karena Hina Islam

"Macron hrs tahu bhw agama Islam adl agama rahmah, tp pemeluk agama apa pun akan marah kalau agamanya dihina," ujar Mahfud MD melalui akun twitternya, Rabu (28/10/2020) sekitar 3 jam lalu.

"Kalau (Macron) tak paham itu berarti dia mengalami krisis gagal paham," sambung mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu

Mahfud MD juga mengomentari berita terkait pemanggilan Duta Besar Perancis di Indonesia oleh Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga: Kaum Muslim Serukan Boikot Produk Prancis

Kemenlu Panggil Dubes Prancis

Diketahui, Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri mengecam sikap Presiden Perancis Emmanuel Macron terkait perbitan karikatur Nabi Muhammad SAW.

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU