> >

Erick Thohir di Inggris Bukan Hanya Bahas Vaksin tapi Jalin Kerja Sama Bisnis

Peristiwa | 14 Oktober 2020, 21:05 WIB
Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional atau KPCPEN, Erick Thohir. (Sumber: Biro Pers Sekretariat)

LONDON, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi bersama Menteri BUMN Erick Thohir berkunjung ke Inggris, Rabu (14/10).

Keduanya melakukan serangkaian pertemuan bilateral dan bisnis dengan pemerintah dan organisasi di Inggris.

Retno dan Erick bertemu menlu Inggris Dominic Raab serta otoritas yang terlibat dalam Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

Baca Juga: Menlu Retno dan Erick Thohir akan Bertugas ke Inggris dan Swiss Amankan Vaksin Corona

Retno menuturkan, langkah pertemuan dengan Menlu Inggris sebagai bagian dalam memperkuat kerja sama kedua negara di level bilateral maupun multilateral.

Terlebih lagi di tengah dunia yang menghadapi pandemi Covid-19 kerja sama antarnegara mesti diperkuat. 

Hal senada juga diakatakan Erick. Dia menilai bahwa hasil pertemuan dengan pemerintah Inggris sangat positif dalam kerangka usaha pemulihan kesehatan dan ekonomi pasca-Covid.

Menurut Erick, Inggris dan Indonesia sepakat bahwa kerja sama global adalah kunci sukses dalam melewati pandemi.

"Seperti disampaikan ibu Menlu tadi, bahwa semangat kerja sama penting untuk terus diperkuat di tengah tantangan besar yang dihadapi negara dunia, terutama di masa pandemi ini," ujar Erick lewat keterangan persnya, Rabu (14/10).

Baca Juga: Menlu Retno Berangkat ke London Bersama Erick Thohir Bahas Kerja Sama Vaksin

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat konferensi pers via Zoom, Kamis (20/8/2020). (Sumber: Screenshot)

Bio Farma Diakui Dunia

Erick juga menyampaikan bahwa pemerintah Inggris memberi apresiasi pada pemerintah Indonesia yang mampu menekan dampak Covid-19.

Bahkan sebagai wujud dari apresiasi Inggris dan sejumlah negara dunia, wadah koalisi dunia untuk inovasi pencegahan epidami atau Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) telah menempatkan perusahaan BUMN Bio Farma dalam kategori organisasi yang kompeten dalam hal pengembangan vaksin Covid-19. 

"Due diligence yang dilakukan CEPI terhadap Bio Farma menunjukkan hasil positif, yang mana CEPI siap melakukan kerja sama dengan Bio Farma. Tentu hal ini merupakan apresiasi bagi semua peneliti, ahli farmasi, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam usaha pengembangan vaksin asli Indonesia. Kualitas Biofarma sudah diakui dunia,” jelas Erick.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Total Jajaran Direksi dan Komisaris BUMN PT PPA

Kerja Sama Bisnis

Selain itu, Erick menjelaskan bahwa hasil kunjungan juga positif dari sisi bisnis. Baik Inggris dan Indonesia sepakat untuk memperkuat kerja sama bisnis ke depan.

"Seperti juga disampaikan ibu Menlu tadi, Inggris merupakan mitra dagang ke-4 terbesar Indonesia dari Eropa dan merupakan peringkat pertama perdagangan kayu dari Eropa. Kerja sama dan kesepahaman kedua negara terus ditingkatkan dalam usaha untuk membangkitkan ekonomi kedua negara pasca-Covid," ujarnya.

Erick menambahkan, ada empat hal yang sedang dijajaki dalam beberapa mitra di London, baik Pemerintah maupun swasta.

"Pertama health tourism di mana kami, di BUMN bisa mendapatkan fasilitas kawasan ekonomi khusus bisa di Bali atau Sumatera. Kami ingin memastikan Indonesia jadi pemain di kelas regional untuk industri kesehatan, ungkapnya.

"Selain itu kerja sama untuk meningkatkan industri pendidikan kita, khususnya untuk bidang hospitality. Di tambah penjajakan di bidang energi terbarukan dan industri pertahanan,” sambung Erick.

Baca Juga: Fakta-fakta Vaksin Corona indonesia, Siapa yang Diprioritaskan?

 

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU