> >

Pangdam Jaya: Nyekar Purnawiran TNI di TMP Kalibata Tak Berizin, Malah Dimanfaatkan Deklarasi KAMI

Peristiwa | 1 Oktober 2020, 16:16 WIB
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman saat memberi keterangan di Koramil Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020). (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengungkapkan kegiatan nyekar atau tabur bunga yang dilakukan oleh sejumlah Purnawirawan TNI di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan pada Rabu (30/9/2020) ternyata tidak berijin.

Dalam kegiatan tabur bunga tersebut, tampak hadir mantan Panglima TNI yang juga Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Dudung menjelaskan, awalnya para Purnawirawan TNI itu mengirimkan surat permintaan izin pelaksanaan tabur bunga dan ziarah ke Kementerian Sosial.

Baca Juga: Gatot Nurmantyo Tuding Ada Massa Bayaran Untuk Bubarkan KAMI di Surabaya

Namun, permintaan tersebut ditolak dengan alasan DKI Jakarta masih memiliki angka penyebaran virus corona atau Covid-19 yang cukup tinggi.

"Kami dengar informasi bahwa, PPKN membuat surat ijin ziarah di TMP Kalibata yang ditujukan ke Kemensos, namun tidak diijinkan karena Covid-19," kata Dudung dalam jumpa persnya di Jakarta pada Kamis (1/10/2020).

Sesuai rencana, kegiatan tabur bunga dan ziarah diadakan pada Rabu, 30 September 2020. Hari tersebut dipilih karena bertepatan dengan peristiwa G30S/PKI.

Namun karena tak mengantongi izin, kegiatan ziarah dan tabur bunga para Purnawirawan TNI itu semula tak diperbolehkan.

Baca Juga: KAMI Jadi Tunggangan untuk Nyapres? Ini Jawaban Gatot Nurmantyo

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo bahkan sempat bersitegang dengan Komandan Kodim atau Dandim Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustia.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU