> >

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Ngaku Dicopot Jokowi karena Perintahkan Tonton Film G30S/PKI

Politik | 23 September 2020, 17:22 WIB
Gatot Nurmantyo saat menjadi deklarator di acara Deklarasi KAMI Selasa, (18/8/2020). (Sumber: KOMPAS.TV)

JAKARTA, KOMPAS TV - Gatot Nurmantyo mengaku dirinya dicopot dari jabatannya sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi karena memerintahkan jajarannya untuk kembali menonton film G30S/PKI.

Demikian disampaikan Presidium Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) itu lewat sebuah video yang diunggah di kanal Youtube milik Harsubeno Point.

Awalnya, Gatot Nurmantyo menyinggung berita pada 2017 silam terkait generasi muda yang tidak percaya dengan kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Baca Juga: Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Gerakan KAMI Tidak Bisa Dihapus, Percaya Sama Saya

Saat itu, jabatan Gatot belum sebagai Panglima TNI, tetapi masih Pangkostrad.

Ia pun lantas memberanikan diri untuk memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia tentang Proxy War pada 10 Maret 2017.

Seiring berjalannya waktu, sampai menjabat sebagai Panglima TNI, Gatot sudah memberikan kuliah umum di 59 universitas di seluruh Indonesia.

Setelah berbicara mengenai kuliah umum, Gatot bicara soal arahannya untuk menonton film G30S/PKI ketika ia menjabat sebagai Panglima TNI.

Baca Juga: Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo: Saya Bangkit karena Ada Kelompok yang akan Mengubah Pancasila

Menurutnya, perintah menonton film tersebut sebagai upaya untuk memberikan peringatan kepada para prajurit TNI.

Sebab, dia mengaku melihatnya sendiri adanya kebangkitan PKI. Itu sebabnya dia memerintahkan jajarannya untuk menonton kembali film tersebut.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU