> >

27 Hotel di Jakarta Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Berikut Daftarnya

Update corona | 19 September 2020, 05:15 WIB
Kamar Hotel Nyaman, Bersih dan Sehat (Sumber: -)

JAKARTA, KOMPAS TV - Sebanyak 27 hotel bintang dua dan tiga di Jakarta disiapkan untuk menjadi tempat isolasi mandiri bagi pasien terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh
Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Maulana Yusran.

Maulana mengatakan, 27 hotel tersebut nantinya akan dipakai untuk tempat isolasi bagi pasien dengan jenis orang tanpa gejala (OTG).

Baca Juga: Viral Video Ambulans Antre di Wisma Atlet, Ini Klarifikasinya!

Dengan adanya ketersediaan 27 hotel itu, kata dia, maka akan ada sekitar 3.700 kamar yang siap dijadikan tempat isolasi mandiri.

"Posisi saat ini sudah ada 27 hotel dengan total kamar sekitar 3.700," kata Maulana dalam talk show yang disiarkan di YouTube BNPB Indonesia, Kamis (18/9/2020).

Maulana menuturkan, ke-27 hotel tersebut tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan dengan jumlah berbeda.

Adapun rinciannya, di wilayah Jakarta Pusat sekitar 1.605 kamar dari 11 hotel, di Jakarta Selatan ada 5 hotel dengan totalnya 557.

Baca Juga: 3 Hari Dibuka, Ratusan Pasien Corona Tanpa Gejala Penuhi Tower 5 Wisma Atlet

Kemudian, di Jakarta Timur ada 4 hotel dengan total 587, di Jakarta Barat ada 5 hotel dengan total jumlah kamar 602, di Jakarta Utara ada 2 hotel dengan total 360.

"Jadi masing-masing bervariatif itu yang baru masuk sampai hari ini. Kita tetap masih berkoordinasi jika kemudian hari juga ada yang berminat," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Maulana, pihaknya secara internal sudah melakukan rapat konsolidasi untuk menanyakan siapa saja yang berminat.

Selain itu, dia menambahkan, hotel-hotel yang telah disiapkan akan dipakai secara bertahap untuk tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

Baca Juga: Seorang Dokter Meninggal akibat Covid-19, Diduga Tertular dari Pasien

Sebab, pemakaiannya masih bergantung dengan okupansi kapasitas RS darurat Wisma Atlet.

"Begini, hotel-hotel ini nanti tidak serta-merta langsung dipakai semua, tapi bertahap, melihat nanti daripada okupansinya Wisma Atlet," kata Maulana.

Menurutnya, dari konsolidasi dengan Kasatgas Penanganan Covid-19, Pemprov DKI akan berpatokan pada limit.

Artinya, jika ruangan Wisma Atlet sudah terisi 80 persen, baru kemudian pasien menjalani isolasi mandiri di hotel.

Baca Juga: Pemerintah Segera Siapkan Hotel untuk Tempat Isolasi Pasien Corona Tanpa Gejala

"Mungkin kalau di Wisma Atlet sudah 80 persen, baru (hotel) kita ambil,"tutur Maulana.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU