> >

6 Hal yang Harus Kamu Ketahui tentang Madu untuk Mengobati Luka Bakar

Kesehatan | 31 Agustus 2023, 07:05 WIB
Madu Untuk Menyembuhkan Luka Bakar (Sumber: Freepik)

KOMPAS TV - Madu identik sebagai salah satu pangan yang memiliki khasiat untuk kesehatan. Salah satunya untuk mengobati luka bakar dengan ketebalan parsial atau luka bakar superfisial.

Ketika mengalami luka bakar ringan atau luka bakar tingkat pertama, maka diperlukan perawatan di rumah untuk membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan saat penyembuhan.

Meskipun madu kelas medis adalah pilihan populer untuk perawatan di rumah, madu hanya aman digunakan pada luka bakar tertentu.

Kamu dapat mengobati beberapa luka bakar ringan di rumah dengan pengobatan alami, tetapi sebelum melakukannya, kamu harus memahami berbagai jenis luka bakar.

Klasifikasi Luka Bakar

Berikut klasifikasi luka bakar, menurut National Institute of General Medical Sciences:

  • Luka bakar tingkat pertama. Luka bakar ringan ini terasa nyeri dan menyebabkan kemerahan ringan pada lapisan luar kulit.
  • Luka bakar tingkat kedua. Luka bakar ini lebih parah daripada luka bakar ringan karena dapat memengaruhi lapisan bawah kulit dan menyebabkan rasa sakit, bengkak, melepuh, dan kemerahan.
  • Luka bakar tingkat ketiga. Luka bakar yang sangat serius ini dapat merusak atau menghancurkan kedua lapisan kulit. Luka bakar ini membutuhkan perhatian medis segera.
  • Luka bakar tingkat keempat. Selain cedera akibat luka bakar tingkat ketiga, luka bakar tingkat keempat juga meluas ke dalam lemak. Sekali lagi, diperlukan perhatian medis segera.

Selain keempat klasifikasi utama tersebut, luka bakar tingkat kelima meluas ke dalam otot, sedangkan luka bakar tingkat keenam meluas ke tulang.

Baca Juga: Dari Madu hingga Ginseng, 6 Bahan Alami Ini Dipercaya Dapat Mengatasi Kerutan, Apa Saja?

Madu untuk Mengobati Luka Bakar

Dilansir Healthline, berikut ini enam hal yang harus diketahui tentang madu untuk mengobati luka bakar

1. Selalu gunakan madu kelas medis

Madu kelas medis disterilkan dan mengandung madu dari lebah yang mengumpulkan serbuk sari dari pepohonan di Australia dan Selandia Baru.

Sebuah artikel yang ditulis oleh Kimberley Oropeza, BSN, RN, WCC pada 2014 dan dipublikasikan dalam journals.lww.com, melaporkan bahwa penggunaan madu kelas medis saat ini terdiri dari luka bakar tingkat pertama dan kedua, luka akut dan kronis, lecet, ulkus tekanan, dan ulkus tungkai dan kaki.

Penulis : Almarani Anantar Editor : Fadhilah

Sumber : Berbagai Sumber


TERBARU