> >

5 Obat Alami Gejala ISPA Ringan Akibat Polusi Udara

Kesehatan | 15 Agustus 2023, 14:09 WIB
 Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengungkap, dari 11 juta penduduk DKI Jakarta, ada sekitar 100.000 warga yang terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) setiap bulannya. (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut. ISPA diklasifikasikan sebagai infeksi saluran pernapasan atas (URI) atau infeksi saluran pernapasan bawah (LRI). 

Saluran pernapasan bagian atas terdiri dari saluran udara dari lubang hidung ke pita suara di laring, termasuk sinus paranasal dan telinga tengah. Sementara saluran pernapasan bagian bawah meliputi kelanjutan saluran udara dari trakea dan bronkus ke bronkiolus dan alveoli.

ISPA sangat berbahaya bagi anak-anak, orang lanjut usia, dan orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh. Beberapa gejala ISPA antara lain, hidung tersumbat, pilek, batuk, sakit kepala dan kelelahan. 

Apabila mengalami gejala ISPA tersebut, tidak perlu buru-buru pergi ke dokter. Selama tidak bergejala berat, gejala ISPA dapat ditangani secara alami di rumah. 

Baca Juga: Dinkes DKI: 100.000 Warga Jakarta Kena ISPA Setiap Bulan Akibat Peralihan Cuaca

Berikut obat alami gejala ISPA ringan akibat polusi udara.

1. Madu

Madu dapat menjadi obat alami untuk meringankan gejalas ISPA. Madu memiliki kandungan antibakteri dan berbagai nutrisi untuk memperkuat daya tahan tubuh. 

Selain itu, madu memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, dan demulsen (penghalus tenggorokan). Madu bisa dikonsumsi langsung atau dicampur dalam segelas air hangat atau perasan jeruk lemon.

2. Bawang Putih

Bumbu dapur yang bisa digunakan untuk meredakan gejala ISPA adalah bawang putih. Bawang putih ini memiliki kandungan profilatik yang mampu mencegah flu dan masuk angin pada orang dewasa. 

Selain itu, bawang putih juga mengandung senyawa allicin yang memiliki sifat antimikroba, antiviral, dan antiinflamasi.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU