> >

Adakah Efek Samping Makan Semangka Terlalu Banyak?

Kesehatan | 6 Juni 2023, 06:58 WIB
Kaya akan air, buah semangka cocok untuk disantap saat sahur. (Sumber: Tribunnews)

Baca Juga: Semangka Untuk Mengatasi Nyeri Otot Setelah Olahraga Berat, Memang Bisa?

Fruktosa adalah monosakarida atau gula sederhana yang dapat menyebabkan kembung atau ketidaknyamanan saat dikonsumsi dalam jumlah besar.

Dapat meningkatkan gula darah

Selain kandungan FODMAP-nya yang tinggi, semangka memiliki indeks glikemik (GI) yang tinggi.

Oleh sebab itu, hal ini perlu menjadi perhatian, khususnya bagi Anda yang menderita diabetes karena makan semangka secara berlebihan dapat meningkatkan gula darah. 

GI suatu makanan mengukur pengaruhnya terhadap gula darah selama periode 2 jam. Makanan dengan GI tinggi cenderung meningkatkan kadar gula darah, sementara makanan GI rendah menghasilkan kenaikan yang stabil.

Meski GI dapat menunjukkan bagaimana gula darah bereaksi terhadap makanan yang mengandung karbohidrat tertentu, beban glikemik (GL) mempertimbangkan ukuran porsi.

Baca Juga: Simak 3 Manfaat Semangka, Buah Segar yang Mampu Jaga Berat Badan dan Netralkan Sel Kanker

Sehingga bisa disimpulkan bahwa GL cenderung menjadi ukuran yang lebih akurat dari efek makanan terhadap kadar gula darah.

Namun, makan semangka secara berlebihan akan meningkatkan GL-nya, kemungkinan besar menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Semangka juga merupakan sumber yang baik untuk citrulline, yakni asam amino yang dapat meningkatkan kinerja olahraga. 

Ditambah lagi, semangka menawarkan antioksidan, termasuk vitamin C, karotenoid, likopen, dan cucurbitacin E. 

Senyawa ini membantu memerangi radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang dapat merusak sel, jika menumpuk di tubuh Anda.  

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU