> >

Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Segera Vaksin Booster

Kesehatan | 3 Mei 2023, 11:21 WIB
Ilustrasi. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat waspada terhadap kenaikan kasus harian Covid-19 di Indonesia (Sumber: Straits Times)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus harian Covid-19 menyentuh angka 2.074 orang pada 29 April 2023, ini merupakan tertinggi sejak 10 bulan terakhir.

Menyusul peningkatan ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengimbau masyarakat untuk kembali waspada terhadap ancaman penularan Covid-19.

Salah satunya, kata Syahril, dengan menerapkan protokol kesehatan, memakai masker saat sakit dan saat berada di kerumunan. 

“Kuncinya protokol kesehatan, dengan disiplin menerapkan panduan tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko penularan COVID-19, terutama di tempat-tempat yang tingkat kerumunannya tinggi,” kata Syahril, Selasa (2/5/2023) dikutip dari laman Sehat Negeriku Kemenkes.

Baca Juga: Orang yang Pertama Kali Publikasikan Covid-19 Akhirnya Bebas Setelah Dipenjara 3 Tahun

Selain disiplin prokes, Syahril juga mendorong seluruh masyarakat untuk menyegerakan vaksinasi Covid-19 baik dosis lengkap, booster pertama maupun booster kedua.

Kini, lanjutnya, pemerintah l telah menambah regimen vaksin Indovac yang bisa digunakan untuk vaksinasi Covid-19. 

Dalam kebijakan tersebut, penambahan diberikan untuk sasaran yang mendapatkan vaksin primer Pfizer.

Adapun, vaksin booster kedua Indovac dapat diberikan dengan interval 6 bulan sejak vaksinasi booster pertama. Vaksin booster kedua bisa diberikan dosis penuh atau 0,5 ml.

Cara mendapatkan vaksin lengkap dan booster kedua bisa dengan mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan maupun pos pelayanan vaksinasi terdekat.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Varian Baru Meningkat, Masyarakat Diimbau Kenakan Masker saat Bepergian

Diberitakan sebelumnya, kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia ditandai oleh positivity rate yang meningkat menjadi 14,76%. 

Sementara untuk tingkat keterisian Rumah Sakit atau Bed Occupacy Ratio (BOR) juga naik jadi 7,47%.

Kasus meninggal juga dilaporkan meningkat sejak awal April. Kenaikan paling signifikan terjadi pada 28 April 2023 dengan 37 kematian. Kemudian pada 29 April 2023 menurun dengan 14 kematian.

Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU