> >

Viral! Christiano Ronaldo Geser Botol Cola, Ini Bahayanya Minuman Bersoda

Catatan jurnalis | 21 Juni 2021, 12:40 WIB
Aksi Christiano Ronaldo geser botol cola pada konferensi pers Piala Eropa 2020. (Sumber: Tangkapan layar @Sahabatgizi)

Catatan jurnalis: Yasir Neneama

Jagat media sempat ramai dengan video aksi bintang sepak bola asal Portugal Cristiano Ronaldo, yang menggeser dua botol minuman bersoda pada konferensi pers jelang pertandingan Piala Eropa 2020 Senin (13/6/2021). Dalam video tersebut juga CR7 mengangkat minuman air mineral dan ditunjukan ke awak media.  

Aksi Ronaldo ini membuat kita bertanya apa bahaya dari konsumsi minuman bersoda? 

Bahaya minuman bersoda

Penelitian dari Lebda et al dalam jurnal Metabolic Brain Disease yang di publish di National Library of Medicine 2017 menunjukan zat aspartam yang terkandung pada minuman soda memiliki dampak pada fungsi otak, mengganggu produksi energi pada otak, serta berhubungan pada kejadian stres oksidatif dan apoptosis pada otak atau kematian sel pada otak. Hal ini tentu berdampak buruk karena akan berisiko kerusakan pada sel otak.

Penelitian lain dalam jurnal Cancer Epidemiol Biomarkers tahun 2010 juga menyatakan mengonsumsi minuman bersoda  sangat berkontribusi terhadap hiperglikemia dan hiperinsulinemia.

Kemudian, jika mengkonsumsi terlalu banyak akan mengalami resiko obesitas dan diabetes mellitus tipe 2, juga sebagai penyebab kanker pankreas.

Kadar gula yang tinggi dalam minuman soda memaksa kelenjar pankreas untuk mengeluarkan insulin untuk metabolisme gula. Sehingga mengakibatkan kinerja pankreas menjadi tidak seimbang.

Hal yang sama juga disampaikan oleh dokter spesialis gizi klinik dr Diana Suganda. Konsumsi minuman bersoda tidak terlalu disarankan karena  jika berlebihan bisa menyebabkan obesitas karena jumlah kalorinya yang tinggi. 

“Kalorinya sekitar 200 sampai 250 kalori per saji. Mending 250 kalori nya diganti dengan makanan lain seperti nasi dengan lauk Pauk. Selain itu, resiko kalau seandainya rutin meminum minuman bersoda bisa meningkatkan resiko terjadinya batu ginjal hampir 23% kenaikannya. Memang tidak disarankan untuk minuman Bersoda atau berkarbonasi,” ujar dokter spesialis gizi klinik dr Diana Suganda.

Penulis : Laura-Elvina

Sumber : Kompas TV


TERBARU