> >

Studi Baru: Peneliti Temukan Genome Mirip Virus Corona pada Kelelawar

Cerita indonesia | 15 Mei 2020, 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim ilmuwan dari China menemukan adanya kerabat dekat virus SARS-CoV-2 dalam kelelawar.

Temuan ini diklaim menjadi bukti bahwa virus corona tak bocor dari laboratorium.

Tim peneliti menemukan virus "mirip" Corona, yang disebut RmYN02. Virus itu didapat dari 227 sampel kelelawar yang dikumpulkan di provinsi Yunna, China antara Mei dan Oktober tahun lalu.

Dalam penelitian tersebut, genome RmYN02 sama seperti SARS-CoV-2.

Dilansir dari Science Alert, meski kedua virus Corona ini memiliki genome yang serupa, RmYN02 tampaknya tidak lebih mengancam manusia dibandingkan SARS-CoV-2.

Selain itu, peneliti yakin bahwa RmYN02 bukan virus pendahulu untuk SARS-CoV-2 yang saat ini mengancam kehidupan manusia.

Meski bukan cikal bakal SARS-CoV-2, penemuan virus RmYN02 diyakini bisa digunakan untuk memahami bagaimana virus corona berevolusi.

"Masih ada celah evolusi antara virus-virus ini. Tetapi penelitian kami sangat menyatakan bahwa pengambilan sampel lebih banyak spesies satwa liar akan mengungkapkan virus yang bahkan lebih dekat hubungannya dengan SARS-CoV-2, dan bahkan mungkin merupakan pendahulunya secara langsung, yang akan memberi tahu kita banyak tentang bagaimana virus ini muncul pada manusia," kata Profesor Shi Weifeng direktur Institute of Pathogen Biology di Shandong First Medical University, dikutip dari Science Alert.

Penulis : Laura-Elvina

Sumber : Kompas TV


TERBARU